Pembakaran Sampah Diduga Sebabkan Kabel PLN Terbakar di Seririt

Singaraja, koranbuleleng.com| Insiden kebakaran jaringan kabel listrik milik PLN terjadi di wilayah Jalan Diponogoro, Kelurahan Seririt, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, pada Senin siang, 4 Mei 2026. Peristiwa ini memicu kekhawatiran warga karena api sempat membesar dan menjalar hingga fasilitas umum.

Dugaan awal mengarah pada aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan secara sembarangan di area bawah jembatan. Kobaran api yang dipicu kondisi angin cukup kencang membuat api cepat membesar, lalu merambat ke vegetasi sekitar hingga akhirnya menyambar kabel listrik.

- Advertisement -

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan adanya kejadian tersebut. Laporan pertama kali diterima aparat kepolisian sekitar pukul 11.22 Wita.

“Dugaan sementara, kebakaran dipicu adanya warga yang membakar sampah di bawah jembatan Jalan Diponogoro. Karena angin cukup kencang, api membesar, membakar pohon bambu di sekitar lokasi, lalu merembet ke kabel listrik PLN,” ujar Yohana.

Menindaklanjuti laporan itu, aparat kepolisian langsung bergerak cepat. Bhabinkamtibmas Kelurahan Seririt Aipda I Putu Suardiyasa bersama tim piket Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Seririt di bawah komando AKP Dewa Joni segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Sementara itu, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri dengan alat seadanya. Namun, kobaran api yang terus membesar membuat warga akhirnya meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

- Advertisement -

Respons cepat datang dari tim Damkar Kecamatan Seririt yang tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 Wita. Dalam waktu kurang lebih 15 menit, petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan api sepenuhnya pada pukul 12.45 Wita.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material berupa kabel listrik PLN yang terbakar,” katanya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menjadi peringatan serius terkait potensi bahaya dari aktivitas pembakaran sampah tanpa pengawasan. Selain merusak fasilitas publik, tindakan tersebut juga dapat mengancam keselamatan warga.

Pihak kepolisian pun mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan pembakaran sampah sembarangan, terlebih di area yang berdekatan dengan jaringan listrik maupun vegetasi kering yang mudah terbakar.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bersama agar masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang membahayakan keselamatan serta fasilitas umum,” kata dia.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru