Mendiktisaintek Tantang Undiksha Buktikan Laboratorium Baru Lewat Karya

Singaraja, koranbuleleng.com | Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI, Brian Yuliarto meminta Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) membuktikan manfaat Gedung Laboratorium Pendidikan Terpadu yang baru diresmikan dengan menghasilkan karya berdampak bagi masyarakat.

“Pembangunan fasilitas pendidikan tinggi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, inovasi, dan lulusan. Gedung laboratorium tidak cukup hanya menjadi tambahan sarana kampus,” ujarnya usai meresmikan Gedung Laboratorium Pendidikan Terpadu Undiksha, Rabu, 12 Agustus 2026.

- Advertisement -

Gedung empat lantai tersebut dibangun melalui dukungan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan skema Multi Years 2025–2026. Fasilitas itu mengintegrasikan berbagai laboratorium untuk menunjang praktikum, penelitian, pengembangan inovasi, serta kolaborasi lintas disiplin ilmu.

Brian mengingatkan tidak semua perguruan tinggi memperoleh dukungan pembangunan fasilitas seperti yang diterima Undiksha. Kondisi tersebut, menurutnya, harus menjadi dorongan bagi kampus untuk mengoptimalkan fasilitas yang telah diberikan pemerintah.

“Fasilitas baru ini kita harapkan semakin meningkatkan semangat dosen dan pimpinan Undiksha untuk berkarya sekaligus mendidik talenta bangsa. Peningkatan fasilitas, harus diikuti dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan lulusan,” kata dia.

Ia juga berharap Laboratorium Pendidikan Terpadu dapat memperbesar dampak Undiksha bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan harapan Presiden Prabowo Subianto agar perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam lingkungan akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

- Advertisement -

Peresmian laboratorium tersebut berlangsung bersamaan dengan pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Undiksha 2026. Sebanyak 4.751 mahasiswa baru mengikuti PKKMB yang berlangsung hingga 14 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Harmoni in Action: Ganesha Muda Berdampak”.

Di hadapan mahasiswa baru, Brian menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi. Ia mengingatkan bahwa kesempatan kuliah, khususnya di perguruan tinggi negeri, belum dapat dinikmati seluruh masyarakat Indonesia.

“Jadi mahasiswa itu adalah sebuah kebanggaan. Tidak banyak masyarakat Indonesia yang bisa menjalani bangku kuliah, apalagi di universitas negeri,” katanya.

Menurut Brian, masa kuliah harus dimanfaatkan untuk membangun kemampuan akademik sekaligus karakter. Mahasiswa diminta membiasakan diri mengatur waktu, disiplin, dan aktif mengikuti kegiatan kemahasiswaan. Kegiatan di luar akademik dinilai penting untuk membentuk kemampuan nonakademik atau soft skill sebelum mahasiswa memasuki dunia masyarakat dan pekerjaan.

“Ambillah ilmu sebanyak-banyaknya. Jangan disia-siakan kesempatan yang ada di bangku kuliah,” pesannya.

Brian juga meminta mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi tidak merasa rendah diri. Kondisi ekonomi, menurutnya, tidak seharusnya menjadi penghalang untuk berkembang dan meraih keberhasilan.Ia berharap mahasiswa baru Undiksha dapat menyelesaikan pendidikan sesuai target waktu.

“Semoga semua mahasiswa bisa sukses dan wisuda tepat waktu. Jangan lama-lama kuliahnya, kalau bisa dalam rentang waktu empat tahun,” harapnya.

Sementara itu, Rektor Undiksha, I Wayan Lasmawan meminta, pelaksanaan PKKMB menjadi pengalaman awal yang nyaman bagi mahasiswa baru. Panitia diminta tidak memberikan beban di luar tugas mahasiswa maupun melakukan pungutan di luar Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Undiksha telah berupaya menyediakan fasilitas untuk mendukung mahasiswa selama menjalani proses pendidikan. Pembelajaran di Undiksha juga diarahkan berlangsung secara luring, kecuali terdapat kesepakatan antara mahasiswa dan dosen,” ucapnya.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru