Singaraja,koranbuleleng.com | Polres Buleleng memastikan pelaksanaan Buleleng Festival (Bulfest) 2026 selama enam hari berlangsung aman dan kondusif. Hingga hari terakhir pelaksanaan, polisi belum menerima laporan terkait aksi pencopetan maupun kehilangan kendaraan bermotor.
Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman mengatakan pengamanan dilakukan secara penuh sejak hari pertama 18 Agustus 2026 hingga penutupan Bulfest, 23 Agustus 2026. Pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi utama kegiatan, tetapi juga mencakup akses masuk dan sejumlah titik keramaian.
“Kami dari pembina fungsi keamanan yang turut melaksanakan pengamanan full dari hari pertama sampai hari terakhir. Saya bisa sampaikan bahwa secara umum situasinya itu sangat kondusif dan sangat aman,” ujarnya ditemui Senin, 24 Agustus 2026.
Ruzi Gusman menegaskan, selama pelaksanaan Bulfest 2026 hingga saat ini tidak ditemukan laporan pencopetan ataupun kehilangan kendaraan bermotor. Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukkan sinergi pengamanan selama festival berjalan efektif.
“Sampai hari ini, sampai sekarang, tidak terdapat laporan adanya copet, adanya kehilangan kendaraan bermotor, dan sebagainya,” kata dia.
Pengamanan Bulfest 2026 tidak hanya mengandalkan personel kepolisian. Polres Buleleng menggandeng Satpol PP, Dinas Perhubungan, Linmas, Pecalang hingga masyarakat desa untuk menjaga sejumlah titik selama kegiatan berlangsung.
Ruzi Gusman menilai, kolaborasi lintas unsur tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan festival. Pengamanan juga akan terus dievaluasi agar penyelenggaraan kegiatan serupa di Buleleng dapat berlangsung semakin tertib.
“Sinergi-sinergi ini tentunya sangat baik dan perlu diapresiasi dan kita jaga. Nanti ke depannya kalau ada kegiatan hal yang sama, kita akan gandeng begini lagi,” ucapnya.
Selain potensi pencopetan dan kehilangan kendaraan, polisi juga mengantisipasi kericuhan yang bisa muncul di tengah aktivitas penonton, termasuk saat moshpit dalam pertunjukan musik.
Menurut Ruzi Gusman, polisi tidak ingin membatasi ekspresi penikmat musik. Namun, ketika muncul tanda-tanda keributan, personel langsung melakukan pemisahan dan membawa pihak yang terlibat ke pos pengamanan untuk diberikan pemahaman.
“Kita tidak membatasi euforianya penikmat musik, tapi begitu ada indikasi, kita pasti melakukan pemisahan dengan cepat gitu. Dan kita sampaikan kepada yang bersangkutan, kami ngamankan kamu supaya tidak membesar, tidak bermasalah, dan mereka terima-terima aja, tidak ada permasalahan yang cukup berarti,” ujarnya.
Ruzi Gusman menegaskan, masyarakat tetap dapat melapor apabila menemukan dugaan tindak pidana selama maupun setelah pelaksanaan Bulfest 2026. Polisi akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.
“Mudah-mudahan tidak ada. Kalau ada silakan (melapor). Kalau ada laporlah, kita tindak lanjuti,” tegasnya.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

