Singaraja, koranbuleleng.com | Polisi masih memburu sejumlah orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan seorang pengunjung di salah satu Cafe di Kelurahan Penarukan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. Sedikitnya lima hingga enam orang diduga terlibat dalam kejadian yang berlangsung hingga area parkir cafe tersebut.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian sekaligus memastikan identitas para terduga pelaku.
“Kasusnya masih dalam penyelidikan,” ujar Yohana, Jumat, 25 September 2026.
Dalam penyelidikan tersebut, polisi telah mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi. Rekaman tersebut diharapkan dapat membantu petugas mengurai kejadian dan mengidentifikasi orang-orang yang diduga terlibat.
Selain memeriksa CCTV, polisi juga telah mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu pecahan botol bir dan satu pecahan gelas yang ditemukan di lokasi.
Berdasarkan keterangan saksi, sejumlah orang diduga melakukan penganiayaan terhadap DKA (38). Korban mengalami luka lecet pada beberapa bagian tubuh, termasuk bagian kepala.
Peristiwa tersebut bermula ketika korban datang ke Cafe Manohara sekitar pukul 22.30 Wita bersama rekannya. Korban kemudian minum di cafe tersebut dan ditemani seorang waitres.
Situasi berubah saat pergantian lagu. Seorang pria dari meja lain mendatangi meja korban dan berbicara dengan waitres. Tidak lama berselang, pria tersebut diduga menggebrak meja korban dan memegang leher korban.
Ketegangan kemudian meningkat. Korban sempat mengambil botol minuman kosong yang berada di bawah meja. Rekan pria tersebut kemudian datang dan memukul korban.
Korban selanjutnya berlari meninggalkan area cafe. Namun, persoalan tidak berhenti di dalam cafe. Berdasarkan keterangan korban, sejumlah orang kembali mengejarnya hingga ke area parkir.
Di lokasi tersebut, korban kembali mengalami pemukulan menggunakan tangan kosong dan botol minuman. Korban berusaha menangkis serangan sebelum akhirnya berhasil melarikan diri dari lokasi.
Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk rekan korban dan waitres cafe. Dari keterangan para saksi, jumlah orang yang diduga terlibat diperkirakan mencapai lima hingga enam orang.
“Saksi juga mengaku mengenali beberapa di antaranya yang disebut berasal dari wilayah Kecamatan Sawan,” kata Yohana.
Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas dan peran masing-masing orang yang diduga terlibat. Pemeriksaan CCTV dan keterangan saksi menjadi bagian dari proses penyelidikan perkara tersebut.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

