Singaraja, koranbuleleng.com | Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Sabtu, 7 November 2026. Api yang muncul di Blok 2 diperkirakan telah membakar area seluas 10 hingga 15 are. Petugas kini berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak menjalar ke area lainnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, I Gede Putra Aryana mengatakan, titik api pertama kali diketahui setelah seorang operator melaporkan kejadian tersebut usai menyelesaikan tugasnya.
“Awalnya titik api muncul di area Blok 2 yang dilaporkan oleh rekan operator setelah selesai melaksanakan tugas,” kata Putra Aryana.
Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 10 hingga 15 are. Petugas Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) langsung melakukan penanganan dengan penyiraman, pemadaman, dan penyekatan di sekitar lokasi.
Upaya tersebut dilakukan untuk membatasi penyebaran api. “Petugas UPTD saat ini melakukan penyiraman, pemadaman, dan penyekatan menggunakan sarana dan prasarana yang telah disiagakan di lokasi,” jelas Aryana.
Penanganan kebakaran juga melibatkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Kubutambahan. Armada suplai air dari Damkar DLH turut dikerahkan menuju TPA Bengkala untuk memperkuat proses pemadaman.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Aryana menyebut petugas masih berupaya menangani api agar tidak merembet lebih luas.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

