Panwaslih Temukan Ratusan Pemilih Ganda

Singaraja, koranbuleleng.com | Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Buleleng menemukan adanya ratusan pemilih ganda dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan KPU Buleleng. Selain itu, Panwaslih juga menemukan puluhan data pemilih yang telah meninggal masuk dalam DPT.

Berdasarkan Validasi data pemilih oleh Panwaslih Kabupaten Buleleng bersama dengan jajaran Panwascam dan juga PPL, menemukan sebanyak 479 nama pemilih ganda, yang tersebar di Sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng. dari data yang diperoleh menyebutkan jumlah terbanyak ditemukan di Kecamatan Gerokgak yakni 170 pemilih ganda, kemudian Kecamatan Seririt 156 pemilih ganda, Kecamatan Tejakula 48 pemilih, Kecamatan Buleleng 28 pemilih, Kecamatan Sukasada 22 pemilih, Kecamatan Sawan 19 pemilih, Kecamatan Kubutambahan 22 pemilih, Kecamatan Banjar 11 pemilih dan di Kecamatan Busungbiu sebanyak 3 orang pemilih.

- Advertisement -

Selain menemukan nama pemilih ganda, Panwaslih juga menemukan 31 nama pemilih yang sudah meninggal dunia, namun masih masuk dalam Daftar Pemilih tetap (DPT) yang semuanya ditemukan di Kecamatan Banjar.

Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Buleleng Ketut Aryani menjelaskan, temuan tersebut dapat menimbulkan potensi kecurangan yang sangat besar dalam pelaksanaan pemungutan suara pada tanggal 15 Pebruari mendatang.

Menurutnya, Panwaslih Kabupaten Buleleng akan segera menerbitkan rekomendasi, terkait dengan temuan itu, dan untuk segera disikapi KPU Kabupaten Buleleng. Selain rekomendasi, PPL juga akan diperintahkan untuk melakukan pengawasan dalam pendistribusian formulir C6.

“Kami tetap merekap dan kemudian merekomendasikannya ke KPU, agar segera disikapi. terutama agar nama-nama yang kembali ditemukan ganda tidak diberikan C6 lebih dari satu,” ujar Ariyani disela-sela rapat koordinasi evaluasi pemutahiran data pemilih, Minggu 29 januari 2017.

- Advertisement -

Ketut Aryani juga mengatakan, Panwaslih melalui Panwascam dan juga Pengawas Pemilu Lapangan (PPL), masih terus melakukan penelusuran untuk menemukan nama pemilih yang ganda. Sehingga besar kemungkinan, jumlah tersebut masih akan bertambah.

“Temuan ini agar dicermati oleh KPU, sehingga temuan ini dapat menjadi data acuan dan perbaikan kedepannya baik dalam tahapan Pilkada maupun pemilu yang akan datang,” tegas Aryani.|RM|

 

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts