Bupati Buleleng Usul Agar Pemprov Bali Karantina TKI Yang Pulang ke Bali

Singaraja, koranbuleleng.com| Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengusulkan agar Pemerintah Provinsi Bali menyiapkan ruang karantina bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Bali yang akan pulang dari luar negeri. Sehingga ketika mereka tiba di Bali, TKI tersebut tidak langsung pulang ke rumahnya masing-masing sehingga potensi penyebaran virus Corona bisa diputus.

Saat ini, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (DP) yang kini tengah mendapat perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Buleleng, berjumlah empat orang. Dimana tiga diantaranya adalah warga Buleleng yang sebagian besar memiliki riwayat datang dari luar negeri dan sebagai TKI.

- Advertisement -

Atas kondisi ini, Bupati Agus Suradnyana mengaku telah berkoordinasi dengan Gubernur Bali agar disiapkan ruang karantina bagi TKI asal Bali secara umum dan Buleleng khususnya yang bekerja di luar negeri. Langkah karantina ini bisa dilakukan selama dua minggu bagi TKI yang pulang.

Sementara dengan melihat kasus PDP di Buleleng yang berstatus TKI di luar negeri, Agus Suradnyana menginstruksikan kepada Dinas Tenaga Kerja Buleleng agar segera berkoordinasi dengan Imigrasi untuk melakukan pendataan terhadap TKI asal Buleleng yang bekerja di luar negeri. Ia juga menghimbau bagi TKI yang sudah pulang untuk tidak langsung pulang ke rumah melainkan melakukan karantina terlebih dahulu, termasuk memeriksakan diri di RSUD Buleleng.

“Setiap teman-teman yang bekerja di luar negeri, yang dicurigai untuk diisolasi dulu. Ini bukan diskriminatif. tapi demi kebaikan bersama, kasihan keluarga takut ikut tertular Corona. Misalnya Pemerintah Provinsi Bali menggunakan balai pelatihan untuk isolasi TKI yang pulang selama dua minggu. Ini persoalan serius,” ujarnya.

Sementara itu, Kadisnaker Buleleng, Made Dwi Priyanti Koriawan mengaku jika saat ini, pihaknya tidak memiliki data terkait dengan jumlah warga Buleleng yang bekerja di luar negeri. Hal itu terjadi lantaran para pekerja berangkat melalui agen yang berbeda-beda. Ia pun secepatnya akan berkordinasi dengan pihak Imigrasi Singaraja. Sehingga data para TKI asal Buleleng yang hendak pulang bisa diketahui.

- Advertisement -

“Kontraknya beda, ijinnya juga beda. tapi optimis di Imigrasi pasti ada datanya. Belum ada laporan (yang ingin pulang, red). Kami juga sudah kordinasi dengan pihak Provinsi Bali karena memang di Provinsi agennya,” jelasnya. |RM|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts