114 Desa di Buleleng Belum Siap Cairkan BLT

Singaraja, koranbuleleng.com| Dari 129 Desa di Kabupaten Buleleng, tercatat baru 15 Desa siap mencairkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 600.000 untuk  Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sedangkan 114 desa lagi, ditarget dalam dua pekan ini, data calon penerima sudah rampung dan sudah bisa mencairkan dana BLT.

Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa (PMD), 15 Desa yang siap merealisasikan dana Bantuan langsung Tunai (BLT) masing-masing Desa Pejarakan dengan jumlah penerima 175 KMP, Desa Pengulon 170 KPM, Desa Kalianget 157 KPM, Desa Pangkung Paruk 325 KPM, Desa Banyusri 130 KPM, Desa Pancasari 94 KPM, Desa Ambengan 150 KPM, Desa Padangbulia 151 KPM, Desa Bengkala 138 KPM, Desa Tukadmungga 107 KPM, Desa Bulian 168 KPM, Desa pakisan 199 KPM, Desa Kubutambahan 242 KPM, dan Desa Bondalem dengan jumlah penerima 248 KPM.

- Advertisement -

Mereka yang tercatat sebagai KPM, nantinya akan mendapatkan BLT sebesar Rp 600 ribu yang dicairkan secara bertahap untuk bulan April, Mei dan Bulan Juni 2020. Dana ini bersumber dari Aggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes).

Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Gede Suyasa menjelaskan, sampai saat ini, ratusan Desa masih melakukan pendataan terkait dengan KPM yang berhak menerima BLT. Ia menargetkan agar proses pendataan tersebut bisa segera diselesaikan, sehingga dalam dua pecan mendatang, BLT sudah bisa dicairkan.

“Kita target dalam minggu kedua ini, semua Desa sudah bisa mencairkan dana BLT, bahkan kita sedang melakukan proses pendataan kepada mereka yang tercecer, dalam artian ada dalam DTKS yang tidak masuk dalam usulan Perbekel ada juga data non DTKS tidak mendapat bantuan dari berbagai sumber,” jelasnya.

Terkait dengan proses pencairan segala bentuk bantuan kepada masyarakat, Suyasa menegaskan agar semuanya menerapkan protokol COVID 19, terutama untuk pelaksanaan social dan physical distancing. Ia berharap semua pihak bisa mengikuti apa yang telah dianjurkan, dalam upaya untuk memutus rantai penyebaran COVID 19 di Buleleng.

- Advertisement -

“Kami akan sampaikan ke PT Pos Indonesia supaya menerapkan protokol penanganan COVID termasuk kepada seluruh Perbekel. Kalau dicari dalam surat edaran semua aktivitas harus memperhatian social distancing. Siapaun yang membagikan bantuan harus menjadi perhatian supaya menjaga jarak, skemanya harus dibuat sebaik mungkin,” tegasnya. |RM|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts