KN SAR ARJUNA 229 Siaga di Tanjung Wangi

Upaya pencarian terhadap KRI Nanggala 402 terus dilakukan. Sejumlah awak media juga bersiaga di wilayah Pelabuhan Celukan Bawang untuk menginformasikan perkembangan terkini penyelamatan KRI Nanggala 402 | FOTO : YOGA SARIADA|

Singaraja, koranbuleleng.com |  KRI Nanggala 402 yang hilang kontak sampai saat ini masih belum ditemukan. Sejumlah petugas dari berbagai lembaga masih bersiaga di Pelabuhan Celukan Bawang. 

- Advertisement -

Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa   setiap saat terlihat ikut berjaga di pos posko komunikasi di area Pelabuhan Celukan Bawang bersama personil kepolisian, Basarnas dan TNI.

Kapal milik Basarnas dan Pol Airud Pokres Buleleng juga disiapkan di dermaga, sewaktu-waktu siap untuk melakukan pencarian dan penyelamatan.

Sebanyak 10 rescuer dari Pos SAR Buleleng dan dilengkapi Rigid Inflatable Boat (RIB) siaga di Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng.

Sementara itu, Basarnas Bali mengumumkan telah menggerakkan KN SAR Arjuna 229 menuju Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi, Kamis 22 April 2021. Sekitar pukul 23.22 Wita kapal lepas sandar dari Pelabuhan Benoa dengan 21 personil, termasuk ABK serta rescuer.

- Advertisement -

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada, S.E., M.A.P. menjelaskan KN SAR Arjuna 229 disiagakan di Pelabuhan Tanjung Wangi,  sambil menunggu perintah untuk pergerakan apabila diperlukan.

“Estimasi KN SAR Arjuna 229 tiba di Banyuwangi sekitar 11.22 Wita, sampai saat ini belum ditemukan kendala, pergerakannya selalu kami monitor, begitu pula kapal-kapal SAR lainnya yang turut diperbantukan,” ungkap Darmada.

Hingga saat ini Basarnas telah menggerakkan kapal SAR sebanyak 4 unit.  2 unit akan bersiaga di Pelabuhan Tanjung Wangi dan 2 unit lainnya menuju lokasi operasi SAR. “KN SAR Antasena 234 yang bergerak dari Surabaya dan KN SAR Arjuna 229 standby di Banyuwangi, sementara KN SAR Wisnu 103 bertolak dari Jakarta masih dalam perjalanan menuju lokasi, begitu pula KN SAR Kamajaya yang berangkat dari Makassar. Keseluruhannya sekitar 76 personil turut dalam operasi SAR hilang kontaknya kapal selam KRI Nanggala 402 yang membawa POB 53 orang di Perairan Bali.” paparnya.

Selain itu Basarnas Bali juga berkoordinasi dengan pihak KNKT yang kemarin tiba di Bali dan disepakati agar peralatan yang dipersiapkan bisa dibawa langsung dari Bandara Halim Perdana Kusuma menuju Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. “KNKT membawa peralatan diantaranya ROV dan Magnetometer,” tutup Darmada. |tim|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts