TNI Salurkan BLT Minyak Goreng

Singaraja, koranbuleleng.com| Kodim 1609/Buleleng salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng dengan menyasar empat ribu pedagang kaki lima. Penyaluran BTL minyak goreng tersebut dilaksanakan selama tiga hari di 9 Markas Koramil di Buleleng, Rabu 18 Mei 2022.

Danramil Sawan Kapten Inf. Made Suparsana mengatakan, bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat, yang disalurkan kepada pedagang kaki lima di luar dari penerima Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Mereka didata langsung oleh Babinsa yang ada di masing-masing desa, sehingga penyaluran bantuan ini bisa tepat sasaran.

- Advertisement -

“Data penerima kita yang usulkan, karena kita dari bawah. Siapa warga yang terdampak sekali yang tau dilapangan Babinsa, kita juga tidak minta dari desa. Langsung Babinsa yang mendata biar tepat sasarannya,” kata dia.

Suparma menyebut di masing-masing pos akan menyalurkan untuk 150 penerima BLT perharinya. Besaran dana BLT yang diberikan kali ini sebesar Rp 100 ribu setiap bulan, namun diserahkan sekaligus untuk tiga bulan yakni, Mei, Juni dan Juli.

“Untuk mempercepat distribusinya, kami laksanakan di 9 Koramil. Tiga hari kemungkinan tuntas, kita maksimalkan. Sasaran pedagang kaki lima, yang kemarin kena dampak langkanya minyak goreng,” ujarnya.

Sementara salah satu penerima BLT, Ni Ketut Suyasrini, 38 tahun, mengaku bersyukur dengan diberikan bantuan BLT minyak goreng ini. Bantuan tersebut, akan digunakannya membeli minyak, beras, dan kebutuhan pokok lainya. “Baru pertama dapat bantuan, bantuan ini mau pake beli minyak, beras,”ucapnya.

- Advertisement -

Selain itu, wanita asal Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng ini, mengaku karena kenaikan harga minyak dia sempat beralih ke minyak goreng curah. Namun, tidak diteruskan. Selain mahal, minyak curah juga tidak memiliki kualitas yang bagus.

“Sejak minyak goreng naik sepi. Susah dapat minyak goreng beli tidak bisa. Minyak goreng curah mahal juga. Kualitas juga agak jelek. Pernah pakai minyak goreng dari kelapa, ibu yang buatin. Tapi tidak dilanjutkan, karna prosesnya panjang tidak ada waktu,” kata dia.

Disisi lain, Kepala Dinas Sosial Buleleng Putu Kariaman Putra mengatakan, penyaluran bantuan BLT Minyak Goreng yang disalurkan Kodim 1609/Buleleng tersebut, diluar dari program Kementerian Sosial. Untuk penyaluran BLT minyak goreng, kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mulai disalurkan pada bulan April sudah selesai.

“Datanya sudah kita sinergikan bahwa yang menerima ini adalah warga diluar dari DTKS, dan warga penerima program dari kementrian lainya. Karena tidak boleh ganda. Untuk pengganti minyak goreng bagi penerima DTKS sudah selesai, kita sudah salurkan ke rumahnya kalau yang bersangkutan dalam kondisi sakit. Dari sasaran 49 ribu itu sudah tuntas,” ujarnya. |YS|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts