Singaraja, koranbuleleng.com | Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menghadiri Buleleng Festival (Bulfest) 2025 pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Dalam kunjungannya, Ketua Umum PDI Perjuangan itu memborong kain endek dan kerajinan mutiara hasil karya UMKM Buleleng.
Megawati tiba di Kantor Bupati Buleleng sekitar pukul 11.11 WITA. Dengan mengenakan kemeja putih bergaris, ia didampingi Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto serta Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta. Usai bertemu Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna, rombongan menuju stan UMKM menggunakan buggy yang langsung dikemudikan Bupati Sutjidra.
Stan pertenunan Artha Darma asal Desa Sinabun, Kecamatan Sawan, menjadi tujuan pertama. Di sana, Megawati membeli empat lembar kain endek bermotif bulan, bintang, rang-rang, kupu-kupu, hingga barong.
Putri Proklamator RI, Soekarno itu, juga berbincang dengan pemilik usaha, Ketut Rajin, sembari menitip pesan penting. Megawati meminta agar desain kain tenun khas Buleleng segera dilindungi melalui pencatatan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
“Tadi ibu (Megawati) sempat berpesan soal HAKI. Disarankan sama Beliau untuk mendaftarkan desain-desain yang diciptakan itu di HAKI,” ujar Ketut Rajin.
Menurut Rajin, saat ini 30 desain endeknya sudah terdaftar di HAKI. Ia juga menyebut kunjungan Megawati kali ini merupakan yang kedua, setelah sebelumnya hadir pada 2013.
Tak hanya kain tenun, Megawati juga mengunjungi stan kerajinan mutiara. Di sana, ia kembali berpesan agar produk masyarakat Buleleng dilindungi melalui HAKI. Bahkan, ia meminta Bupati Sutjidra lebih gencar memberikan sosialisasi kepada pelaku UMKM.
Diserbu Anak SD, Megawati Tulis Pesan untuk Generasi Muda
Momen menarik terjadi ketika rombongan Megawati dikerubungi siswa SD yang sedang berkunjung ke Bulfest. Ia dengan ramah memanggil mereka mendekat. Seorang siswa diminta maju membawa buku tulis, dan Megawati menorehkan pesan motivasi: “Untuk SD no 2 Gerokgak Jadilah anak bangsa yang pintar disiplin supaya menjadi seseorang berguna bagi Indonesia Raya,” tulis Megawati.
Pesan itu kemudian dibacakan Made Abiyasta Giri, 9 tahun, meski sempat terbata-bata karena gugup. Melihat hal itu, Megawati bahkan menenangkan sang anak dengan memijit bahunya. “Senang ketemu Ibu (mantan) Presiden. Gemetar ketemu. Tahu anaknya Pak Soekarno dari TikTok,” kata dia.
Kepala SD Negeri 2 Gerokgak, I Putu Mangku Giri, menyebut tulisan tangan Megawati akan dijadikan kenang-kenangan berharga. “Bukunya kebanggaan bagi sekolah. Akan kami abadikan. Aslinya disimpan di ruang kepala sekolah, sementara kopiannya dilaminating dan dipajang. Ini jadi motivasi bagi adik-adik untuk belajar dengan tekun,” ujarnya.
Kunjungan Murni Undangan Pemkab, Bukan Urusan Politik
Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna memastikan, kedatangan Megawati bukan agenda partai, melainkan murni undangan Pemkab Buleleng jelang penutupan Bulfest.
“Datang karena kami undang. Kami sampaikan ada pameran kerajinan, UMKM dan kuliner di Bulfest ini, dan beliau (Megawati) sangat tertarik,” ucap Supriatna.
Ia menambahkan, Megawati menekankan pentingnya pendaftaran produk lokal Buleleng ke HAKI. Selain membeli kain, Megawati bahkan meminta resep masakan khas Buleleng sebagai bentuk cintanya pada produk Nusantara.
“Beliau adalah seseorang yang mencintai produk dalam negeri dan sangat tertarik dengan hal-hal yang menjadi kekayaan nusantara,” tutupnya.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

