IMK Singaraja Tanam 55 Bibit Kelapa Bersama Mahasiswa Baru, Wujudkan Kampus Peduli Lingkungan

Singaraja, koranbuleleng.com | Institut Mpu Kuturan (IMK) Singaraja menutup rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan gerakan penanaman puluhan bibit pohon kelapa. Kegiatan yang digelar di lahan Kampus IMK Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Rabu, 3 September 2025, menjadi simbol kesadaran menjaga lingkungan sejak awal mahasiswa menempuh pendidikan tinggi.

Rektor IMK, Prof I Gede Suwindia, menyebut total sebanyak 55 bibit pohon kelapa ditanam serentak bersama dosen, pegawai, mahasiswa baru, serta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng. Penanaman pohon disebut sebagai langkah awal perjalanan akademik mahasiswa yang nantinya akan diwariskan kepada generasi berikutnya.

- Advertisement -

“Kami ingin mahasiswa baru memulai perjalanan akademiknya dengan kesadaran menjaga bumi. Penanaman ini sederhana, tetapi maknanya besar. Apa yang kita tanam hari ini akan menjadi warisan untuk generasi berikutnya,” ujarnya.

Suwindia menegaskan, gerakan ini diharapkan bisa membentuk karakter cinta lingkungan pada mahasiswa. “Mereka tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga belajar menghargai alam dan hidup selaras dengan lingkungan,” ucapnya.

Plt Kepala Disdikpora Buleleng, Dewa Made Sudiarta, mengapresiasi langkah IMK dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa. Menurutnya, generasi muda harus dibiasakan sejak dini untuk menjaga alam agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan.

“Ini langkah positif. Mahasiswa sebagai generasi muda perlu dibiasakan menanam dan merawat pohon, karena manfaatnya akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” kata dia.

- Advertisement -

Sudiarta menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan konsep pendidikan berkelanjutan. “Pendidikan yang ideal bukan hanya mencetak lulusan cerdas, tetapi juga generasi yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Pada tahun 2025 ini, IMK Buleleng menerima 515 mahasiswa baru. Seluruh mahasiswa tersebut telah menjalani PKKMB sejak 1 September 2025 dan akan menutup rangkaian kegiatan pada 6 September 2025, bertepatan dengan Hari Raya Saraswati, melalui pelaksanaan Upacara Upanayana.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru