Singaraja, koranbuleleng.com| Polisi kini tengah mendalami dugaan kasus tabrak lari yang menimpa bocah berusia empat tahun bernama Singgi Purnama Amata, asal Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Bocah malang itu kini harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah mengalami luka serius.
Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Raya Singaraja–Desa Pegayaman KM 8.800, tepatnya di Banjar Dinas Barat Jalan, Desa Pegayaman, pada Rabu malam, 13 Oktober 2025, sekitar pukul 19.00 Wita. Meski insiden terjadi pada malam hari, laporan resmi baru masuk ke pihak kepolisian pada Jumat, 17 Oktober 2025.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan korban saat itu tengah berada di pinggir jalan bersama pamannya untuk mencuci sepeda motor. Tiba-tiba, seorang pengendara sepeda motor tak dikenal datang dari arah utara dan langsung menabrak korban.
“Akibat insiden tersebut, Singgi mengalami luka serius, korban mengalami patah pada pergelangan kaki kiri, luka lecet di lutut kaki kiri, serta luka di pipi kanan. Korban kemudian dilarikan ke RSU Karya Dharma Husada untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya Minggu, 19 Oktober 2025.
Usai menabrak, pelaku melarikan diri tanpa memberikan pertolongan, meninggalkan korban dalam kondisi mengenaskan di pinggir jalan. Salah satu saksi di lokasi kejadian, Mus’ab, 26 tahun, warga Desa Pegayaman, menyebut dirinya sempat melihat korban terjatuh akibat tabrakan tersebut. Namun, ia tidak sempat mengenali pengendara motor karena kondisi jalan gelap dan pelaku langsung tancap gas meninggalkan tempat kejadian.
“Kita sudah memeriksa saksi–saksi di lapangan. Bukti–bukti juga sudah kita kumpulkan. Proses penyelidikan sedang berjalan,” tambah Yohana.
Polisi kini terus mengumpulkan bukti dan keterangan tambahan untuk mengungkap identitas pelaku. Masyarakat sekitar diimbau agar memberikan informasi jika mengetahui ciri-ciri pelaku atau kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

