Bedugul, koranbuleleng.com| Institut Mpu Kuturan (IMK) menggelar kegiatan peningkatan semangat bela negara, nasionalisme, dan revolusi mental bagi dosen dan pegawai, Jumat 5 Desember 2025, di The Blooms Bedugul. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter sivitas akademika di tengah perkembangan zaman dan tantangan global.
Kegiatan diarahkan untuk menanamkan pemahaman bela negara sebagai fondasi sikap cinta tanah air, kedisiplinan, serta komitmen kebangsaan. IMK memandang nilai tersebut penting untuk mendorong transformasi institusi dan memperkuat soliditas internal.

“Kita berkumpul untuk menyatukan langkah dalam menyambut transformasi IMK. Pengabdian kepada tanah air harus diwujudkan melalui inovasi, melalui pendidikan yang berkarakter, dan melalui dedikasi kita sebagai pendidik,” ujar Rektor IMK, Prof. Dr. I Gede Suwindia, M.A..
Ia juga menekankan arah pembangunan karakter sivitas akademika ke depan.
“Kita ingin memperkuat integritas, meningkatkan kompetensi, dan mengedepankan pelayanan. Itu fondasi agar IMK benar-benar menjadi institusi yang dipercaya masyarakat dan mampu memberi manfaat luas,” tegasnya.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber nasional: Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., dan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. Kedua narasumber membawakan materi mengenai moderasi beragama, penguatan karakter kebangsaan, serta relevansi bela negara dalam konteks perguruan tinggi keagamaan. (*/ads-MK)

