Loka POM Buleleng Pastikan Keamanan Takjil di Pasar Kaget Jalan Jeruk Singaraja Saat Ramadan 2026

Singaraja,koranbuleleng.com| Loka POM Kabupaten Buleleng memastikan keamanan makanan takjil di Pasar Kaget Jalan Jeruk, Kelurahan Kampung Kajanan, Singaraja, Selasa, 24 Februari 2026 sore.

Langkah pengawasan ini dilakukan untuk menjamin makanan yang dikonsumsi masyarakat Buleleng selama Ramadan tetap aman, khususnya bagi warga yang berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa.

- Advertisement -

Kepala Loka POM Buleleng, Rai Gunawan, mengungkapkan pihaknya telah melakukan pengujian intensif terhadap jajanan yang dijual di lokasi tersebut.

“Kami lakukan 16 sampling dan semuanya negatif, baik dari pewarna tekstil seperti rhodamine B dan methanil yellow, boraks maupun formalin,” ujarnya.

Sebanyak 16 sampel diambil berdasarkan analisis risiko. Sasaran utama adalah pangan berwarna mencolok atau produk yang berpotensi ditambahkan zat berbahaya.

Cendol berwarna cerah, bakso, teri, hingga kerupuk menjadi fokus pengujian petugas. Pemeriksaan dilakukan langsung di lapangan menggunakan parameter bahan berbahaya yang kerap disalahgunakan dalam pangan.

- Advertisement -

“Pemeriksaan rutin dilakukan untuk memastikan makanan yang beredar di masyarakat tetap aman dikonsumsi,” kata dia.

Pasar kaget di kawasan Jalan Jeruk, Kelurahan Kampung Kajanan, Singaraja, memang selalu menjadi magnet warga setiap Ramadan. Harga yang terjangkau dan ragam menu tradisional menjadi daya tarik utama.

Kawasan yang biasanya lengang itu berubah padat menjelang sore. Puluhan pedagang menggelar lapak di tepi gang, menyajikan aneka gorengan, kue basah, lauk-pauk, hingga es buah segar.

Mayoritas pedagang merupakan warga setempat. Harga yang bersahabat membuat pasar ini menjadi pilihan utama masyarakat Singaraja untuk berburu hidangan berbuka.

Salah satu pedagang senior, Sania, 55 tahun, telah puluhan tahun berjualan di kawasan tersebut. Ia mulai menyiapkan dagangan sejak pukul 14.00 WITA dan membuka lapak sekitar pukul 16.00 WITA bersama suaminya.

“Saya di sini sudah lama. Dari dulu selalu berjualan aneka es dan selalu ramai,” ujarnya.

Keamanan takjil di Jalan Jeruk juga mendapat perhatian Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra. Ia bahkan membeli sejumlah takjil untuk dibagikan kepada masyarakat.

Menurutnya, hasil pemeriksaan menunjukkan kesadaran pedagang terhadap penggunaan bahan alami semakin meningkat.

“Saat ini tidak ada yang menggunakan pewarna buatan, semua sudah alami. Kami bersyukur sekarang kesadaran masyarakat tinggi,” ujarnya.

Meski hasil pengawasan menunjukkan makanan bebas dari zat berbahaya, perhatian terhadap aspek higienitas tetap menjadi catatan penting. Pedagang diimbau meningkatkan standar kebersihan, terutama dalam penanganan makanan setelah menerima uang dari pembeli.

Penggunaan sarung tangan saat menyentuh makanan menjadi salah satu langkah preventif yang ditekankan guna menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi masyarakat Buleleng selama Ramadan.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru