Kebun Raya Eka Karya Bali Tanam Majegau hingga Cempaka, Jaga Alam dan Tradisi Bali

Singaraja, koranbuleleng.com | Upaya penghijauan di kawasan Nuanu Creative City, Kabupaten Tabanan, tak sekadar menambah ruang hijau. Program penanaman 1.000 pohon yang melibatkan Kebun Raya Eka Karya Bali itu juga diarahkan untuk menjaga warisan budaya Bali sekaligus memperkuat pelestarian tanaman bernilai kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, Kebun Raya Eka Karya Bali menyerahkan 100 bibit tanaman yang terdiri dari Majegau, Buni, dan Cempaka kuning. Ketiga jenis tanaman itu dipilih karena memiliki keterikatan kuat dengan tradisi masyarakat Bali dan manfaat ekologis yang masih relevan hingga kini.

- Advertisement -

Branch Manager Kebun Raya Eka Karya Bali, I Dewa Putu Pasnadi Putra menjelaskan, pemilihan tanaman bukan dilakukan secara acak. Menurutnya, masing-masing tanaman memiliki fungsi penting, mulai dari kebutuhan adat hingga pemanfaatan sebagai bahan pengobatan tradisional.

Majegau selama ini dikenal luas sebagai tanaman yang kerap digunakan dalam sarana upacara keagamaan Hindu di Bali. Selain memiliki nilai sakral, tanaman dari famili Meliaceae itu juga dipercaya mempunyai kandungan antibakteri yang dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisional.

“Buni memiliki banyak manfaat kesehatan. Daunnya mengandung flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid yang berfungsi sebagai antioksidan, antiinflamasi, hingga antimikroba,” ujarnya, Kamis, 28 Mei 2026.

Sementara itu, tanaman Cempaka kuning juga menjadi bagian penting dalam kehidupan adat masyarakat Bali. Bunga tanaman tersebut lazim dipakai dalam sarana persembahyangan dan pelaksanaan upacara adat. Selain itu, Cempaka kuning diketahui memiliki kandungan antibakteri dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.

- Advertisement -

East Deputy of Horticulture Kebun Raya Eka Karya Bali, Hadhiyyah N. Cahyono menilai, pelestarian lingkungan tidak dapat berjalan tanpa keterlibatan banyak pihak. Karena itu, kolaborasi penanaman pohon dinilai menjadi langkah nyata untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

“Melalui kontribusi 100 tanaman pada kegiatan ini, Kebun Raya Eka Karya Bali berharap dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, program penghijauan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga harmoni antara perkembangan sektor pariwisata dengan kelestarian alam Bali. Penanaman Majegau, Buni, dan Cempaka kuning diharapkan mampu menjadi warisan ekologis bagi generasi mendatang sekaligus mempertahankan nilai budaya Bali agar tetap hidup di tengah modernisasi.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru