Singaraja, koranbuleleng.com| Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah Bali utara. Atlet muda asal Buleleng, Kadek Lana Lauditha, 16 tahun, sukses mengibarkan Merah Putih di ajang internasional.
Dalam kompetisi World Pickleball Championship Asia 2026 yang digelar pada 10–16 Maret 2026, Lana tampil gemilang hingga berhasil menyabet gelar juara pertama pada nomor mix U-18. Ia menutup laga dengan kemenangan meyakinkan atas atlet tuan rumah Thailand.
Performa konsisten yang ditunjukkan remaja kelahiran 29 Desember 2009 itu menjadi bukti hasil latihan panjang yang dijalaninya selama ini. Sejak awal bergabung dalam pembinaan, Lana disebut terus menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan.
Pelatih pickleball Buleleng, A.A. Ngurah Tember Angganatha mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses latihan yang telah berlangsung sejak Agustus 2023. Dalam kurun waktu hampir tiga tahun, Lana ditempa melalui program latihan yang disiplin dan berkelanjutan.
“Lana merupakan atlet yang sangat disiplin. Ia memiliki komitmen tinggi dalam berlatih dan selalu menunjukkan semangat untuk berkembang. Itu yang membuatnya mampu meraih prestasi di tingkat dunia,” ujarnya, Selasa, 24 Maret 2026.
Meski telah menembus podium tertinggi di level Asia, ambisi Lana belum berhenti. Ia kini membidik panggung yang lebih tinggi dengan mengikuti seleksi Pickleball Championship League. Jika berhasil lolos, peluang tampil di China terbuka lebar.
Namun di balik capaian tersebut, persoalan klasik masih membayangi. Keterbatasan sarana latihan menjadi tantangan serius yang dihadapi atlet dan tim pelatih. Hingga kini, mereka masih bergantung pada fasilitas sekolah di Singaraja karena belum adanya lapangan khusus pickleball.
“Harapan kami sudah barang tentu, kami masih terkendala sarana dan prasarana. Untuk saat ini saja, kami masih menumpang di sekolah,” kata Tember.
Kondisi ini menjadi perhatian serius, terlebih Kabupaten Buleleng diproyeksikan sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027. Ketersediaan fasilitas dinilai krusial untuk menunjang pembinaan atlet lokal.
Sementara itu, Ketua Pengkab Pickleball Buleleng, Gede Dody Sukma menegaskan pentingnya dukungan lintas sektor bagi atlet berprestasi. Ia menilai capaian di ajang dunia menjadi bukti bahwa cabang olahraga pickleball memiliki potensi besar di Buleleng.
“Ke depan, pembibitan dan pembinaan akan terus kami tingkatkan dengan menyasar berbagai event, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional,” katanya.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

