Damkar Buleleng Evakuasi Sapi Terperosok Sumur di Banyupoh Selama Empat Jam

Singaraja, koranbuleleng.com| Seekor sapi milik warga Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, terperosok ke dalam sumur pada Selasa, 28 April 2026. Insiden ini sempat membuat pemiliknya panik sebelum akhirnya hewan ternak tersebut berhasil diselamatkan oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng.

Sapi tersebut diketahui milik warga setempat bernama Eko Supriadi (46). Hewan itu baru saja dibelinya sehari sebelum kejadian, tepatnya pada Senin, 27 April 2026, sehingga peristiwa ini menjadi pukulan tersendiri bagi pemiliknya.

- Advertisement -

“Menurut keterangan pemilik sapi. Sapi itu baru di beli kemarinya siangnya,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, Gede Arya Suardana, dikonfirmasi Rabu, 29 April 2026.

Kronologi bermula ketika sapi tersebut diikat di sekepat yang berada tak jauh dari sumur. Namun, pada Selasa pagi, Supriadi mendapati hewan peliharaannya tidak lagi berada di tempat. Kekhawatiran sempat muncul karena sapi tersebut diduga hilang.

Pencarian yang dilakukan akhirnya mengungkap fakta mengejutkan. Sapi tersebut ternyata sudah berada di dalam sumur dengan kedalaman cukup signifikan.

“Setelah dicari, ternyata sapi sudah berada di dalam sumur,” ucap Arya.

- Advertisement -

Mendapat laporan dari warga, tim Damkar Buleleng langsung bergerak cepat menuju lokasi. Upaya evakuasi pun segera dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan hewan dan petugas.

Proses penyelamatan tidak berjalan mudah. Tim harus bekerja ekstra hati-hati karena kondisi sumur yang sempit, dengan diameter sekitar 120 sentimeter dan kedalaman kurang lebih 7 meter. Di sisi lain, bobot sapi yang mencapai sekitar 200 kilogram menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi.

“Personel kami tiba di lokasi sekitar pukul 10.55 Wita. Proses evakuasi berlangsung kurang lebih empat jam,” kata Arya.

Selain keterbatasan ruang, medan yang sulit juga menuntut koordinasi matang di lapangan. Evakuasi akhirnya melibatkan bantuan peralatan dari Basarnas guna mempercepat proses penyelamatan.

“Berkat kerja sama tim dan bantuan peralatan, sapi berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” katanya.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru