Pemkab Buleleng Genjot Perbaikan Venue Panjat Tebing, Tender Ditargetkan Selesai Juni 2026

Singaraja, koranbuleleng.com | Pemkab Buleleng menargetkan perbaikan fasilitas panjat tebing dikerjakan tahun ini. Proyek tersebut ditargetkan mendapat pemenang tender pada Juni 2026 mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPerkim) Buleleng, Putu Adipta Eka Putra, mengatakan saat ini proyek perbaikan fasilitas panjat tebing tersebut berada pada tahap finalisasi Detail Engineering Design (DED). Pemerintah pun mulai mengakselerasi proses administrasi dengan menjadwalkan tender pada pertengahan Mei 2026.

- Advertisement -

“Kalau semua berjalan lancar, astungkara Juni sudah ada pemenang tender, sehingga pekerjaan fisik bisa segera dimulai,” ujarnya, Minggu, 3 Mei 2026.

Pemkab Buleleng tidak ingin mengulang kegagalan tender sebelumnya. Adiptha mengungkapkan, proyek ini sempat dilelang dengan pagu Rp1 miliar, namun tidak menarik minat rekanan. Minimnya penawaran diduga akibat pertimbangan teknis lapangan serta ketidakpastian harga material saat itu.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah kini melakukan penyesuaian signifikan. Anggaran dinaikkan menjadi Rp1,5 miliar melalui APBD Buleleng. Selain itu, perhitungan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) turut diperbarui agar lebih realistis mengikuti kenaikan harga material.

“Setelah tender nanti, kami juga akan lebih intens berkomunikasi dengan rekanan. Yang terpenting sekarang adalah memastikan perencanaan sudah realistis dan sesuai kondisi di lapangan,” jelasnya.

- Advertisement -

Dalam rencana teknis, proyek peningkatan fasilitas ini akan berlangsung selama lima bulan. Pembenahan difokuskan pada perbaikan dinding panjat tebing yang menjadi elemen utama, serta penambahan fasilitas penunjang seperti kamar mandi khusus atlet guna menunjang kenyamanan dan standar latihan.

Kebutuhan pembaruan fasilitas ini dinilai mendesak. Buleleng diketahui memiliki atlet panjat tebing yang telah menorehkan prestasi hingga level internasional. Selain itu, kesiapan infrastruktur olahraga menjadi perhatian serius mengingat Buleleng ditetapkan sebagai tuan rumah tunggal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.

Dukungan penuh juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng. Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, menegaskan bahwa kualitas fasilitas memiliki dampak langsung terhadap performa atlet.

“Kami tentu sangat mendukung. Fasilitas yang memadai akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas latihan atlet,” ujarnya.

Menurutnya, pembaruan dinding panjat dan fasilitas pendukung akan membuka peluang bagi atlet untuk berlatih lebih optimal dan meningkatkan daya saing, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Kami juga sebelumnya sempat mengajukan bantuan ke Kemenpora dan juga FPTI Pusat. Semoga mereka memberikan perhatian pada Kabupaten Buleleng. Apalagi ada dua atlet yang berprestasi lahir dari Buleleng,” ucapnya.

Tidak hanya fokus pada panjat tebing, Pemkab Buleleng juga merencanakan renovasi Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja pada tahun ini. Gedung tersebut disiapkan sebagai venue cabang olahraga biliar, sementara pengembangan fasilitas olahraga lainnya akan dirancang lebih lanjut melalui perubahan anggaran maupun program induk menjelang 2027.

“Harapan kami, semua venue yang disiapkan bisa memenuhi standar dan memberikan kenyamanan bagi atlet saat bertanding,” kata dia.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru