Singaraja, koranbuleleng.com| Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja kembali menempati posisi teratas sebagai jurusan paling diminati dalam penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Tingginya animo pendaftar membuat peluang untuk lolos ke program studi tersebut semakin kompetitif.
Persaingan paling ketat terjadi pada jalur seleksi nasional. Satu kursi di Program Studi Kedokteran Undiksha kini diperebutkan hingga 25 calon mahasiswa. Angka tersebut menjadikan Kedokteran sebagai program studi dengan tingkat keketatan tertinggi di lingkungan Undiksha tahun ini.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Undiksha, Gede Rasben Dantes, menyebut tingginya persaingan terjadi pada seluruh jalur penerimaan mahasiswa baru, baik melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), maupun jalur mandiri.
“Yang favorit sekarang dan tingkat keketatannya tinggi itu kedokteran. Di jalur mandiri satu kursi diperebutkan 10 orang. Kalau di jalur nasional bisa satu banding 25,” ujarnya, Rabu, 10 Juni 2026.
Tingkat persaingan tersebut menunjukkan bahwa Program Studi Kedokteran Undiksha masih menjadi magnet utama bagi lulusan SMA dan sederajat. Minat tidak hanya datang dari calon mahasiswa asal Bali, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia yang menjadikan Singaraja sebagai tujuan untuk menempuh pendidikan kedokteran.
Meningkatnya minat pendaftar sejalan dengan perkembangan kualitas Program Studi Kedokteran Undiksha dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan kuota penerimaan mahasiswa baru. Pada tahun akademik 2026/2027, Undiksha menyediakan kuota sebanyak 150 mahasiswa baru untuk Program Studi Kedokteran.
Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Dari total kuota yang tersedia, sebanyak 30 kursi atau 20 persen dialokasikan melalui jalur SNBP. Kemudian 75 kursi disediakan melalui jalur SNBT. Sementara itu, 45 kursi atau 30 persen dialokasikan melalui jalur mandiri.
“Kuota mandiri maksimal 30 persen. Karena itu untuk kedokteran kami menyiapkan 45 kursi melalui jalur mandiri,” jelasnya.
Selain Kedokteran, sejumlah program studi lain juga masih menjadi incaran calon mahasiswa baru. Program-program tersebut berasal dari berbagai bidang yang selama ini memiliki prospek kerja cukup luas di tengah perkembangan kebutuhan masyarakat.
Beberapa program studi yang tercatat memiliki tingkat peminat tinggi antara lain Keperawatan, Kebidanan, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Bahasa Inggris, Hukum, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komputer, serta Sistem Informasi.
Menurut Rasben, tingginya minat terhadap berbagai program studi tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat yang masih besar terhadap sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga teknologi informasi.
Sementara itu, Undiksha menargetkan menerima sekitar 6.000 hingga 6.500 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027. Seluruh rangkaian proses penerimaan mahasiswa baru dijadwalkan rampung pada 31 Juli 2026.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

