Buleleng Bidik Pusat Cricket Indonesia, Venue Internasional Disiapkan untuk Porprov Bali 2027

Singaraja, koranbuleleng.com | Buleleng mulai membidik posisi sebagai salah satu pusat pertumbuhan olahraga cricket di Indonesia. Peluang itu muncul dari keberadaan Bali International Cricket Oval di Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, yang diproyeksikan menjadi venue cricket Porprov Bali 2027 sekaligus membuka jalan bagi pertandingan internasional.

Rencana tersebut mengemuka dalam pertemuan KONI Buleleng bersama Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PP PCI) dan International Cricket Council (ICC) East Asia-Pacific Regional Manager, Kamis, 13 Agustus 2026. Penggunaan Bali International Cricket Oval untuk Porprov Bali 2027 mendapat dukungan langsung dari Ketua Umum PP PCI, Abhiram Singh Yadav.

- Advertisement -

Menurut Abhiram, pemanfaatan lapangan berstandar internasional untuk ajang olahraga tingkat provinsi akan menjadi momentum penting bagi perkembangan cricket di Indonesia. Bahkan, penggunaan venue seperti ini disebut menjadi yang pertama dalam sejarah Indonesia.

“Kami dari PCI sangat mendukung penyelenggaraan Porprov di lapangan baru dan venue internasional. Ini akan jadi yang pertama dalam sejarah Indonesia,” ujar Abhiram.

Bali International Cricket Oval dibangun secara pribadi di atas lahan sekitar 5 hektare. Kompleks olahraga tersebut memiliki dua lapangan utama yang dirancang memenuhi standar internasional. Fasilitas itu dibangun dengan latar kebutuhan memperkuat ekosistem pembinaan cricket nasional. Selama ini, kemampuan atlet cricket Indonesia dinilai telah menunjukkan perkembangan, tetapi belum sepenuhnya ditunjang fasilitas latihan dan pertandingan yang memadai.

Abhiram menyebut pembangunan lapangan tersebut merupakan bagian dari dorongan untuk meningkatkan kualitas olahraga Indonesia. “Motivasi utama tentu untuk membangun olahraga Indonesia. Kita lihat atlet-atlet Indonesia sudah berjuang sangat luar biasa, sayangnya kita belum punya lapangan yang memadai di Indonesia,” katanya.

- Advertisement -

Keberadaan fasilitas di Sanggalangit pun tidak hanya diarahkan untuk kompetisi lokal. Indonesia dijadwalkan menjadi tuan rumah Kualifikasi Piala Dunia T20 Putri wilayah Asia Timur-Pasifik pada Mei 2027. Kompetisi tersebut diperkirakan diikuti delapan negara dengan jumlah peserta sekitar 200 orang. Turnamen ini menjadi bagian dari jalur kualifikasi menuju Piala Dunia T20 Wanita 2028.

International Cricket Council (ICC) East Asia-Pacific Regional Manager, Toby Cohen, menilai keberadaan Bali International Cricket Oval dapat memberi arti penting bagi masa depan cricket Indonesia. Kualifikasi Piala Dunia T20 Putri yang akan berlangsung di Indonesia disebut menjadi salah satu agenda cricket terbesar yang pernah digelar di Tanah Air.

Sejumlah negara yang dijadwalkan ambil bagian antara lain Indonesia, Jepang, Filipina, dan Papua Nugini.Bagi ICC, agenda tersebut sekaligus menjadi kesempatan memperkenalkan Sanggalangit kepada komunitas cricket internasional.

“Visinya adalah memperkenalkan tempat ini secara internasional dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah opsi berkelas dunia untuk menjadi tuan rumah cricket internasional,” ujarnya.

Bagi Buleleng, peluang tersebut tidak berhenti pada penyelenggaraan pertandingan. Venue internasional itu dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus memperluas agenda kompetisi cricket di daerah.

Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, menyambut positif keberadaan Bali International Cricket Oval. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat membuka ruang lebih besar bagi Buleleng untuk mengembangkan atlet sekaligus membawa nama daerah melalui olahraga.

“Kami sangat mendukung keberadaan lapangan ini karena pasti akan bermanfaat untuk perkembangan olahraga cricket di Bali maupun di Buleleng, khususnya di Buleleng,” ujarnya.

Supriatna berharap, Bali International Cricket Oval tidak hanya menjadi tempat pertandingan. Venue tersebut diharapkan berkembang sebagai pusat pembinaan dan berbagai kegiatan cricket dengan cakupan nasional hingga internasional.

“Venue baru ini membuka kesempatan untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan cricket di Indonesia,” kata dia.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru