Singaraja, koranbuleleng.com| Angin kencang yang melanda wilayah Buleleng memicu sejumlah kejadian pohon tumbang pada Minggu 30 Agustus 2026. Salah satunya pohon santen berdiameter sekitar 120 sentimeter yang menimpa bagian depan ruko di Jalan Jelantik Gingsir, Kelurahan/Kecamatan Sukasada.
Pohon tersebut tumbang sekitar pukul 10.40 WITA. Selain menimpa bangunan ruko dengan panjang sekitar 10 meter, material pohon juga sempat menutup badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas terganggu.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, laporan pohon tumbang tersebut langsung ditindaklanjuti dengan menerjunkan Tim TRC Regu II ke lokasi.
“Setelah laporan itu kita terima, kita langsung terjunkan Tim TRC Regu II untuk menangani pohon tumbang tersebut. Penanganan kita lakukan penangana sekitar satu jam, membersihkan material yang menimpa ruko dan yang ke jalan raya,” ujarnya.
Suyasa mengatakan, pohon santen tersebut tumbang karena mengalami pelapukan akibat faktor usia dan cuaca. Kondisi itu diperparah dengan angin kencang yang terjadi saat kejadian.
Pohon berdiameter sekitar 120 sentimeter tersebut menimpa bagian depan ruko. Kerusakan bangunan akibat kejadian itu diperkirakan mencapai Rp75 juta.
Material pohon yang menutup jalan raya juga sempat memicu kemacetan. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama setelah petugas melakukan pemotongan dan pembersihan.
“Saat ini, penanganan telah selesai dilaksanakan. Akses jalan telah kembali normal, aman untuk dilalui,” kata dia.
Penanganan di lokasi melibatkan Tim TRC Regu II BPBD Buleleng, Lurah Sukasada, anggota Polsek Sukasada, serta warga setempat. BPBD Buleleng memastikan tidak ada korban jiwa maupun orang hilang dalam kejadian tersebut.
Suyasa menambahkan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi angin kencang di wilayah Buleleng diperkirakan masih terjadi hingga Senin, 31 Agustus 2026.
“Dari presdiksi BMKG (angin kencang)
sampai besok. Kita harap masyarakat waspada karena agin tidak diduga sebelumnya. Saat berpergian atau dilokasi-lokasi tertentu sekiranya ada pohon besar bisa menjauh. Hari ini ada enam kejadian pohon tumbang, karena ranting sudah tua dan lapuk,” ucapnya.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

