BUMDes Dharma Utsaha Bangun Pasar Desa dari Keuntungan Pengelolaan Sampah

Singaraja, koranbuleleng.com| BUMDes Dharma Utsaha, Desa Tukadmungga membangun sebuah pasar desa dari hasil keuntungan pengelolaan sampah dan simpan pinjam. Pasar yang dibangun di lahan seluas 4,5 are itu menghabiskan anggaran sebesar Rp250 juta.

Perbekel Tukadmungga, Kadek Surya Darmawan mengatakan warga desa Tukadmungga lebih banyak melakukan transaksi ekonomi di luar desa. Diyakini, kondisi itu sebagai salah satu faktor yang memperlambat pertumbuhan ekonomi desa. Pembangunan pasar desa di lokasi yang lebih strategis pun diharapkan bisa meningkatkan perputaran ekonomi di desa setempat.

- Advertisement -

” Pasar lama yang kami miliki terletak di gang-gang kecil sehingga kurang strategis, membuat masyarakat enggan untuk berbelanja di sana, sehingga pasar tersebut sepi,” ujar Surya Darmawan ditemui usai peresmian pasar.

Darmawan menyebut, pasar Happy ini memiliki 36 lapak dan 10 kios. Di pasar tersebut, akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok. Pada malam hari, pasar akan berubah menjadi senggol. Pasa tersebut akan dikelola oleh BUMDes. Pedagang akan dikenakan biaya sewa sebesar Rp400 ribu untuk lima tahun, dan retribusi harian sebesar Rp5.000 per pedagang. “Dengan demikian, kami berharap agar perekonomian di desa kami dapat berkembang dengan baik,” kata dia.

Sementara Direktur BUMDes Dharma Utsaha Putu Buda Darma Laksana mengatakan, pembangunan dan pengelolaan pasar tersebut telah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa Tukadmungga. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BUMDes tidak memberlakukan retribusi yang terlalu tinggi supaya tidak menimbulkan kerugian bagi BUMDes.

“Kami sebagai pengelola akan menjalankan aturan dan arahan dari Perbekel, LPM, dan juga BPD,” kata dia.(*)

- Advertisement -

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru