Imigrasi Singaraja Pastikan Tidak Ada Permukiman Rusia di Desa Pancasari

Singaraja, koranbuleleng.com| Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Hendra Setiawan memastikan tidak ada koloni atau pemukiman warga negara Rusia di wilayah Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Hal itu dipastikan dari pengecekan tim Imigrasi ke lokasi yang diduga dibangun koloni tersebut. 

Hendra mengatakan, dari pengecekan tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Imigrasi Singaraja, tidak ada WNA Rusia yang bermukim di Desa Pancasari. Pengecekan itu dilakukan petugas Imigrasi Singaraja pada Kamis, 5 Desember 2024 lalu. Petugas juga menghimpun informasi warga asing yang tinggal di Desa Pancasari.

- Advertisement -

“Tidak ada itu (koloni Rusia). Imigrasi Singaraja sudah melakukan pengecekan lapangan dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait,” ujarnya, Rabu, 11 Desember 2024. 

Dari pengecekan yang dilakukan petugas Imigrasi, disebut ditemukan ada 10 orang WNA yang tinggal di Desa Pancasari. Para WNA itu, disebut telah terdata oleh pemerintah setempat. “WNA yang terdaftar berada di Desa Pancasari berjumlah 10 orang pemegang ITAS (Izin Tinggal Terbatas) dan ITAP (Izin Tinggal Tetap),” kata Hendra.

Hendra memastikan, dari 10 WNA yang tinggal di Desa Pancasari tersebut tidak ada yang berkebangsaan Rusia. “Mereka dari Amerika, Korea Selatan, Australia, Perancis dan Malaysia. Ini pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap. Bukan wisatawan,” ucapnya.

Hendra menambahkan, tim patroli Imigrasi Singaraja rutin melakukan patroli ke lokasi yang menjadi titik-titik rawan keberadaan orang asing di wilayah kerja kami yakni Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Pihaknya mengimbau masyarakat ikut proaktif memantau dan melaporkan jika terdapat aktivitas yang diduga melanggar aturan yang dilakukan oleh WNA.

- Advertisement -

Sebelumnya, isu terkait warga Rusia membangun permukiman atau koloni di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, beredar di media sosial. Dalam sebuah unggahan disebutkan jika investor Rusia merambah Desa Pancasari untuk membangun koloni eklusif seperti di Ubud dan Canggu.

Selain dari Imigrasi, pengecekan terhadap isu pembangunan koloni Rusia itu juga ditelusuri oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Buleleng. Namun dari pengecekan itu, Satpol PP Buleleng memastikan tidak ada WNA Rusia yang membangun koloni di Desa Pancasari.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru