Singaraja, koranbuleleng.com | Kecelakaan maut mengguncang Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Minggu, 29 Juni 2025, petang sekitar pukul 18.45 Wita. Sebuah truk molen yang mengalami rem blong meluncur tak terkendali hingga menabrak seorang pengendara sepeda motor dan merobohkan patung Ganesha di simpang tiga Desa Kubutambahan.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalinda Diaz, memaparkan kronologi singkat tragedi tersebut. Truk molen milik Aruna Jaya melaju dari arah selatan menuju Kota Singaraja. Namun, saat tiba di lokasi kejadian, truk berukuran besar itu diduga mengalami gangguan rem hingga lepas kendali.
Tragedi pun tak terelakkan. Truk tersebut langsung menabrak pengendara sepeda motor bernama Nyoman Budiasa, yang diketahui merupakan anggota Linmas Kubutambahan. Benturan keras membuat Budiasa meninggal dunia di tempat akibat luka berat yang dialaminya. Setelahnya, truk molen tersebut juga menghantam patung Ganesha hingga roboh dan rata dengan tanah.
“Mobil molen ARUNA JAYA yang mengalami rem blong yang datang dari arah selatan menuju Kota Singaraja, menabrak pengendara sepeda motor dan patung Ganesha di simpang tiga Desa Kubutambahan,” ujar Yohana, Minggu malam.
Petugas Unit Lantas Polsek Kubutambahan bergerak cepat mendatangi lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan mengevakuasi korban. Sementara itu, sopir truk beserta kernet yang juga mengalami luka segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan.
“Satu orang pengadara sepeda motor meninggal dunia. Sopir dan kernet mengalami luka-luka. Satu sepeda motor hancur terlindas truk,” kata Yohana.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut yang merenggut nyawa tersebut. Unit Lantas Polsek Kubutambahan menangani kasus ini lebih lanjut. (*)
Pewarta : Kadek Yoga Sariada

