Pemkab Buleleng Perkuat Komitmen Membahagiakan Lansia Lewat Karang Wreda Ceria

Singaraja, koranbuleleng.com | Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat komitmen untuk membahagiakan para lanjut usia (lansia) melalui pembentukan Karang Wreda Ceria di seluruh desa dan kelurahan. Wadah ini menjadi ruang baru bagi lansia untuk tetap aktif, sehat, mandiri, dan menjalani masa tua dengan lebih bahagia dan bermakna.

Karang Wreda Ceria menjadi simbol baru ruang kebahagiaan dan pemberdayaan bagi para lanjut usia (lansia) di seluruh desa dan kelurahan di Buleleng. Pemerintah Kabupaten Buleleng mengukuhkan kepengurusan Karang Wreda Ceria Kabupaten Buleleng masa bhakti 2025–2030, Rabu, 2 Juli 2025. Pengukuhan dilaksanakan di Gedung Wanita Laksmi Graha dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Buleleng, Gede Suyasa.

- Advertisement -

Kepengurusan ini terbentuk sejak 24 Juni 2025 sebagai langkah nyata untuk memberikan ruang partisipatif kepada lansia agar tetap aktif, mandiri, dan berdaya di usia senja. Ketut Derestika terpilih untuk menakhodai organisasi sebagai wadah para lansia ini.

Sekda Buleleng, Gede Suyasa menegaskan bahwa masa lansia bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari fase kehidupan yang baru dan bermakna. Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk ikut bergabung dalam kepengurusan Karang Wreda Ceria dua tahun ke depan.

“Lansia bukan akhir dari hidup, tapi tahap baru yang bisa kita kelola dengan semangat dan bahagia. Jangan terlalu khawatir akan masa depan, karena itu justru mengurangi kebahagiaan hari ini,” ujar Suyasa di hadapan ratusan lansia yang hadir.

Ia juga memberikan apresiasi atas semangat para lansia yang tampil menari dan senam dengan penuh keceriaan. Menurutnya, ini bukti bahwa usia tidak menjadi penghalang untuk tetap produktif dan menikmati hidup dengan bahagia.

- Advertisement -

Kepala Dinas Sosial Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menyebut Karang Wreda Ceria telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan melalui SK Perbekel atau Lurah. Ia berharap lembaga ini menjadi pusat intervensi program bagi lansia agar tidak hanya sehat dan mandiri, tetapi juga tidak mengalami isolasi sosial.

“Kami berharap Karang Wreda Ceria bisa menjadi pabrik kebahagiaan di setiap desa dan kelurahan. Ini wadah yang penting untuk intervensi program, pelatihan, bantuan ekonomi, hingga mengatasi isolasi sosial lansia,” jelasnya.

Dinas Sosial juga tengah mendorong agar pada tahun 2026, para Ketua Karang Wreda dilibatkan dalam musyawarah desa dan kelurahan. Ini penting agar para lansia bisa menyuarakan langsung kebutuhan mereka—mulai dari pelatihan keterampilan, bantuan usaha, hingga alat bantu produktivitas.

Kegiatan pengukuhan dimeriahkan oleh beragam penampilan lansia, seperti senam lansia, tari kreasi, paduan suara, joged, hingga pemberian bantuan sosial berupa sembako, kursi roda, walker, dan bibit babi. Semuanya menjadi bagian dari semangat besar: memastikan lansia Buleleng tetap ceria dan diberdayakan.

Sementara Ketua Karang Wreda Ceria, Ketut Derestika mengatakan Karang Wreda merupakan wadah pemberdayaan bagi para lanjut usia (lansia) yang berumur 60 tahun ke atas, tersebar di desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Buleleng. Dia mengajak para lansia untuk senantiasa hidup sehat, bersahaja dan mengoptimalkan kegiatan yang membahagiakan. “Lansia jarus tetap produktif, organisasi ini bis amenjadi wadah untuk berkumpul, melakukan kegiatan ringan, bercerita diantara para lansia. kegiatan yang bisa buat ceria,” kata Derestika. (*)

Pewarta : I Putu Nova Anita Putra

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru