Pemkab Buleleng Tunggu Pertek BKN untuk Lantik Kadisdikpora Definitif

Singaraja, koranbuleleng.com | Proses seleksi terbuka Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng kini memasuki babak akhir. Pemkab Buleleng tengah menunggu turunnya persetujuan teknis (pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai dasar resmi untuk melakukan pelantikan.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Gede Suyasa menegaskan, tahapan seleksi terbuka Kadisdikpora telah berjalan sesuai prosedur. Saat ini, Pemkab hanya menunggu pertek BKN sebagai pengesahan hasil seleksi.

- Advertisement -

“Nanti dari BKN dimintakan pertek untuk ditetapkan bahwa tiga besar itu sudah benar semua prosesnya. Setelah pertek turun, tinggal Pak Bupati memilih siapa yang akan dilantik,” terang Suyasa yang juga Sekda Buleleng.

Suyasa menambahkan, pertek BKN memiliki masa berlaku 30 hari. Artinya, pelantikan kepala dinas definitif paling lambat bisa dilakukan dalam rentang waktu satu bulan.

Berdasarkan data seleksi, nilai tertinggi diraih oleh Sekretaris Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata dengan skor 84,10 poin. Posisi kedua ditempati I Made Rasa, Kepala SMK Negeri 1 Sawan, yang memperoleh 79,17 poin.

Sementara peringkat ketiga diisi Luh Putu Adi Ariwati, Sekretaris Dinas Kominfosanti Buleleng, dengan nilai 78,30 poin. Di peringkat keempat terdapat I Gede Sarya, Pengawas Sekolah Ahli Madya tingkat SMP Disdikpora Buleleng, dengan capaian 76,56 poin.

- Advertisement -

“Nilai yang didapat peserta merupakan akumulasi dari seluruh tahapan, mulai dari makalah, wawancara, tes assessment, CAT, hingga rekam jejak. Bahkan rekam jejak ini melibatkan atasan, teman kerja, bawahan, hingga masyarakat sekitar,” jelas Suyasa.

Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, menegaskan bahwa sebelum penetapan, dirinya akan lebih dulu membahas hasil seleksi dengan tim pansel. “Besok rencananya saya rapatkan tim. Hasilnya memang belum resmi kami terima, tapi kabarnya sudah ada. Nanti kita bahas bersama,” katanya.

Sutjidra menekankan pentingnya posisi Kadisdikpora dalam menentukan arah pendidikan di Buleleng. Ia memastikan, kriteria pemilihan bukan hanya soal angka, tetapi juga kompetensi dan pemahaman yang mendalam terhadap persoalan pendidikan.

“Kami ingin memilih orang yang betul-betul memahami masalah pendidikan dan mampu mengembangkan sektor ini ke depan,” ucapnya.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru