Eksibisi Megangsing di Desa Gobleg Bangkitkan Semangat Permainan Tradisional

Singaraja, koranbuleleng.com| Suara tali terhentak dan kayu gangsing berputar riuh memenuhi lapangan voli Celebung, Desa Gobleg. Sejak pagi, Jumat 12 September 2025, anak-anak SD dan SMP setempat tampak antusias mengikuti eksibisi permainan tradisional megangsing yang digelar Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng.

Mereka saling beradu ketangkasan, siapa gangsing yang mampu berputar paling lama di arena tanah. Setiap putaran disambut sorak sorai teman sebaya, menghidupkan kembali permainan tradisional yang kini semakin jarang terlihat di perkampungan.

- Advertisement -

Perbekel Desa Gobleg, I Made Separsa, yang turut hadir memberi semangat, menegaskan pentingnya melestarikan megangsing. Permainan ini, kata dia, bukan hanya dikenal di Buleleng tetapi juga telah diakui secara nasional. Pemerintah bahkan telah memasukkannya sebagai salah satu cabang olahraga tradisional dalam ajang Pekan Olahraga Tradisional Nasional.

Desa Gobleg sendiri bukan tanpa prestasi. Pada tahun 2023, Sekeha Gangsing Desa Gobleg berhasil meraih juara dua dalam kejuaraan nasional di Kuningan, Jawa Barat. “Kini semangat itu hidup kembali. Anak-anak bermain dengan riang, gangsing berputar di tangan mereka bukan sekadar hiburan, melainkan wujud kecintaan terhadap warisan budaya,” ungkapnya.

Kepala Bidang Sejarah dan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Nyoman Wiradarma, menambahkan eksibisi megangsing di Desa Gobleg adalah upaya pelestarian dan pengembangan budaya olahraga tradisional yang dilakukan oleh masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjaga tradisi lokal tetap hidup, tetapi juga memperkenalkan nilai budaya kepada generasi muda dan masyarakat luas. (*)

Pewarta :Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru