Singaraja, koranbuleleng.com | Gelombang dukungan politik dari utara Bali kembali mengalir deras untuk Wayan Koster. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng secara resmi mengusulkan Gubernur Bali itu untuk kembali memimpin sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.
Dorongan politik ini mencerminkan sikap solid dan loyal dari seluruh kader di Buleleng. Mereka menilai Koster masih menjadi sosok yang mampu menjaga marwah partai banteng bermoncong putih di Bali. Di bawah kepemimpinannya, PDI Perjuangan sukses mempertahankan dominasi kursi di legislatif, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, pada Pemilu 2024.
Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng, Gede Supriatna, mengungkapkan bahwa usulan terhadap Koster disampaikan bersamaan dengan pencalonan dirinya sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng dalam rapat internal di Kantor DPD beberapa waktu lalu.
“Dari sisi prestasi, selama memimpin DPD, Koster berhasil menaikkan perolehan kursi baik di DPRD kabupaten/kota maupun provinsi. Itu menjadi salah satu dasar pertimbangan kami,” ujar Supriatna, Jumat, 10 Oktober 2025.
Ia menambahkan, dukungan tersebut tak hanya berdasar pada prestasi elektoral, tetapi juga pada gaya kepemimpinan Koster yang kuat dalam manajemen organisasi. Ketegasan dan konsistensinya dalam membangun soliditas partai dinilai menjadi kunci stabilitas politik internal PDI Perjuangan di Bali.
“Dukungan ini sudah menjadi sikap bersama seluruh kader di Buleleng, mulai dari DPC, PAC, ranting hingga anak ranting,” jelas Supriatna.
Meski di sejumlah daerah lain muncul nama-nama baru yang disebut berpeluang memimpin DPD PDI Perjuangan Bali, Buleleng memilih tetap satu suara: mendukung Koster.
Sementara itu, Supriatna yang kini juga dicalonkan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng menegaskan kesiapannya untuk mempertahankan dominasi partai di daerah. Ia menyebut sudah menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat basis kader menjelang Pemilu 2029.
“Kami sudah mulai menyusun strategi dan langkah-langkah ke depan untuk persiapan Pemilu 2029. Termasuk memperkuat proses rekrutmen dan kaderisasi untuk semua struktur, mulai dari DPC, PAC, ranting, hingga anak ranting,” tegasnya. (*)
Pewarta : Kadek Yoga Sariada

