Singaraja, koranbuleleng.com | Semangat pelestarian alam kembali digelorakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Mpu Kuturan. Mereka menanam belasan pohon di kawasan suci Pura Khayangan Tiga, Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng, Jumat, 17 Oktober 2025. Kegiatan ini tak sekadar penghijauan, tetapi juga bertujuan menciptakan kenyamanan bagi umat saat bersembahyang.
Koordinator KKN Desa Petandakan, Ni Putu Noviana Mastuti, menjelaskan, terdapat 16 bibit pohon bunga yang ditanam di tiga pura, yakni Pura Desa, Pura Dalem, dan Pura Damar Sila. Ia menekankan bahwa penanaman pohon tidak hanya memperindah lingkungan pura, tetapi juga menjaga kesegaran udara serta kesejukan tempat ibadah agar umat merasa tenang.
“Dalam ajaran Agama Hindu, kita juga mengenal konsep Tri Hita Karana, yaitu menjaga keharmonisan antara manusia, Tuhan, dan alam. Sehingga perlu kita terapkan juga dalam kehidupan,” ujarnya.
Noviana menambahkan, aksi penanaman pohon di pura memiliki makna spiritual yang mendalam. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata penerapan konsep Tri Hita Karana, khususnya pada aspek Palemahan, yakni menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan alam.
“Jadi, memilih penanaman pohon berarti memilih tindakan bermakna ganda, melestarikan alam sekaligus meningkatkan nilai spiritual dan kesucian lingkungan pura,” tambahnya.
Ia berharap, belasan pohon yang ditanam dapat tumbuh subur dan membawa manfaat bagi manusia maupun makhluk hidup lainnya. Lebih dari itu, penanaman ini diharapkan menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk menumbuhkan kesadaran ekologis berlandaskan nilai-nilai Hindu.
“Kita harap pohon-pohon yang kita tanam ini, dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat ekologis seperti menjaga keseimbangan alam, memperbaiki kualitas udara, serta menjadi tempat hidup bagi makhluk lain,” ucapnya.
Sementara itu, Penyarikan Desa Adat Petandakan, Ketut Mertayasa, menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN tersebut. Ia menilai kegiatan penghijauan di kawasan pura sangat bermanfaat, baik untuk lingkungan maupun masyarakat setempat.
“Ini (penanaman pohon) bagus, efeknya ke masyarakat. Penanaman pohon bunga ini bagus, nantinya waktu sembahyang warga bisa mencari bunga langsung di pura, tidak lagi bawa dari rumah. Selama saya menjabat, ini baru pertama penghijauan di pura,” ucapnya.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

