Singaraja, koranbuleleng.com | Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) segera memperbaiki sejumlah ruas jalan sepanjang 15 kilometer dengan dukungan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung senilai Rp35 miliar. Langkah ini menjadi percepatan penting dalam memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah Bali Utara.
Kepala Dinas PUTR Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra, menegaskan bahwa bantuan tersebut memperkuat kemampuan daerah dalam memperbaiki jalan rusak sekaligus meningkatkan kualitas jalan dengan lapisan hotmix. “Kalau hotmix ada di beberapa titik yang memang kondisi kerusakannya sudah parah,” ujarnya, Kamis, 30 Oktober 2025.
Menurut Adiptha, sejumlah proyek perbaikan telah melalui proses tender dan sebagian sudah mulai dikerjakan. Beberapa ruas jalan prioritas yang akan diperbaiki antara lain Jalan Kaliasem–Lovina, dua ruas di Desa Lokapaksa, serta sejumlah titik di Kecamatan Gerokgak.
Dengan tambahan dana tersebut, total anggaran perbaikan jalan tahun 2025 mencapai Rp80 miliar. Anggaran ini mencakup seluruh kegiatan peningkatan jalan hotmix dan pemeliharaan dengan target panjang penanganan mencapai 35 kilometer hingga akhir tahun.
Adiptha menyebut, seluruh ruas jalan yang dikerjakan berada di wilayah landai dan mudah dijangkau, sehingga proyek diyakini berjalan lancar tanpa hambatan besar. “Tidak ada jalur ekstrem yang berpotensi molor akibat faktor medan. Semua lokasi mudah dijangkau, sehingga progres bisa sesuai rencana,” kata dia.
Selain proyek peningkatan jalan, PUTR Buleleng juga tetap melaksanakan program pemeliharaan rutin dengan anggaran sekitar Rp400 juta. Tim lapangan bekerja secara mobile untuk menambal lubang dan memperbaiki kerusakan ringan di berbagai titik.
Beberapa wilayah yang menjadi prioritas pemeliharaan antara lain Desa Wanagiri di Kecamatan Buleleng, Desa Sepang di Kecamatan Busungbiu, serta sejumlah titik lain di sembilan kecamatan.
Data PUTR mencatat, aset jalan kabupaten di Buleleng mencapai 1.100 kilometer, dengan sekitar 168 kilometer masih tergolong rusak. Pemerintah menargetkan seluruh ruas jalan kabupaten berfungsi optimal dalam beberapa tahun mendatang melalui perbaikan bertahap dan dukungan pendanaan lintas daerah.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

