Singaraja, koranbuleleng.com | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra memantau langsung kemajuan revitalisasi sekolah di Kecamatan Gerokgak, Senin 10 Nopember 2025. Dalam kunjungan itu, Sutjidra tidak hanya melihat pembangunan yang dibiayai dana pusat, tetapi juga merespons cepat kebutuhan ruang belajar tambahan di sejumlah sekolah.
Pemantauan dilakukan di tiga titik, yakni SMP Negeri 5 Gerokgak, SD Negeri 2 Tinga-Tinga, dan SD Negeri Celukan Bawang. Dari hasil peninjauan, Bupati Sutjidra menyampaikan apresiasinya atas kemajuan revitalisasi yang dinilai sudah sesuai target.
“Perkembangan pengerjaan revitalisasi cukup bagus dan sesuai dengan rencana yang kita tetapkan,” ujar Sutjidra. Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus mengawal penggunaan dana pusat secara transparan dan akuntabel agar benar-benar meningkatkan mutu pendidikan.
Perhatian Bupati asal Desa Bontihing itu kemudian tertuju pada kondisi SMP Negeri 5 Gerokgak yang masih kekurangan ruang belajar. Sekolah tersebut membutuhkan lima ruang kelas tambahan agar kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih ideal.
Menanggapi hal itu, Sutjidra langsung berkoordinasi dengan Perbekel Desa Patas yang turut hadir dalam kunjungan. Hasilnya, tercapai kesepakatan awal untuk menghibahkan lahan desa yang berbatasan langsung dengan sekolah.
“Kita sedang dalam proses negosiasi dengan Pak Perbekel dan beliau telah menyatakan kesediaannya menghibahkan tanah guna pembangunan lima ruang kelas baru,” papar Sutjidra optimis.
Selain aspek infrastruktur, Bupati juga memberi perhatian pada inovasi pendidikan. SD Negeri 2 Tinga-Tinga mendapat dukungan penuh atas keberhasilannya mengembangkan program literasi mandiri hingga mampu menembus tingkat nasional.
“Ini sangat membanggakan ya. Apalagi sudah tembus sampai nasional melalui program Sahabat Sekolah Dasar,” ungkapnya.
Kunjungan kerja ini mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dalam mendampingi sekolah secara menyeluruh. Tidak hanya melakukan pengawasan program, namun juga tanggap terhadap kebutuhan riil di lapangan untuk menciptakan solusi pendidikan yang berkelanjutan. (*)
Pewarta : Kadek Yoga Sariada

