Putu Andika Arya Pratama Resmi Pimpin PAC Banjar, PDI Perjuangan Buleleng Cetak Ketua Termuda

Singaraja, koranbuleleng.com | Putu Andika Arya Pratama resmi dipercaya memimpin Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Banjar. Di usia 25 tahun, Andika mencatatkan tonggak sejarah baru sebagai Ketua PAC termuda yang pernah dimiliki PDI Perjuangan di Kabupaten Buleleng.

Pengukuhan Andika dilakukan bersamaan dengan pelantikan seluruh pengurus PAC se-Buleleng dalam agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Buleleng masa bakti 2025–2030 yang berlangsung pada Minggu, 4 Januari 2025. Figur muda ini diharapkan menjadi jawaban atas tantangan regenerasi kader serta penguatan basis partai di tingkat akar rumput.

- Advertisement -

Andika mengakui, keterlibatannya dalam politik praktis bukanlah sesuatu yang direncanakan sejak awal. Selama beberapa tahun terakhir, ia lebih banyak berkonsentrasi mengelola dan mengembangkan bisnis keluarga, terutama sejak pandemi Covid-19. Namun, dorongan dari lingkungan sekitar dan kepercayaan partai membuatnya menerima tanggung jawab tersebut.

“Kalau ditanya kesiapan, mau tidak mau saya harus siap. Ini adalah mandat partai untuk mengabdi,” ujarnya.

Semangat pengabdian Andika tidak terlepas dari peran sang ayah, Nyoman Arya Astawa, yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat. Nilai kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat itulah yang kemudian mendorong Andika melangkah melalui jalur politik.

Sebagai Ketua PAC Banjar yang baru, Andika menegaskan bahwa keterlibatan generasi muda menjadi fokus utama kepemimpinannya. Ia menilai, masa depan partai sangat ditentukan oleh kesiapan kader muda yang dibina sejak dini.

- Advertisement -

“Program terdekat tentu mengajak anak-anak muda untuk ikut terlibat, menggali potensi mereka, dan menyiapkan kader-kader muda yang bisa diregenerasikan,” jelasnya.

Selain membangun kaderisasi, Andika juga menargetkan penguatan kehadiran partai di tengah masyarakat. Bersama jajaran PAC dan pengurus ranting, ia berkomitmen lebih aktif turun langsung ke lapangan melalui kegiatan sosial dan dialog bersama warga.

“Tujuan saya sekarang adalah bagaimana membentuk sosok yang bisa dipercaya masyarakat. Jika itu terwujud, partai akan ikut terbawa secara otomatis,” tegasnya.

Dalam jangka panjang, Andika menaruh target mengembalikan kejayaan PDI Perjuangan di Kecamatan Banjar seperti pada periode-periode sebelumnya. Strategi yang ditempuh akan menitikberatkan pada inovasi, pendekatan humanis, serta optimalisasi peran kader muda.

Di sisi lain, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, menyampaikan bahwa susunan kepengurusan PAC saat ini dirancang dengan mengombinasikan kader muda dan kader senior. Kader senior dipandang memiliki pengalaman dan loyalitas yang mampu menjadi penyangga sekaligus pembimbing bagi kader muda.

Menurut Supriatna, formasi tersebut disiapkan untuk menjalankan agenda-agenda strategis partai, termasuk konsolidasi dan pemenangan politik ke depan. Ia juga menekankan pentingnya kerja nyata kader di tengah masyarakat dengan keberpihakan yang jelas kepada rakyat kecil.

“Kita harus terus bekerja dan turun ke bawah, menyatukan langkah dan visi untuk masyarakat Buleleng, khususnya berpihak kepada wong cilik,” ujarnya.

Supriatna turut mengingatkan seluruh jajaran pengurus agar tetap disiplin terhadap garis instruksi partai serta menjaga soliditas internal. Status PDI Perjuangan sebagai partai pemenang di Buleleng, menurutnya, harus dijaga melalui kerja kolektif dan konsisten.

“Kader harus menjaga kemenangan ini, agar ke depan PDI Perjuangan tetap berada di hati masyarakat,” kata dia.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru