Terserempet, Remaja Tewas di Jalan

Singaraja, koranbuleleng.com | Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang remaja di jalur tengkorak Jalan Raya Singaraja–Gilimanuk KM 34, wilayah Banjar Dinas Tegal Lantang, Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Sabtu, 14 Februari 2026 malam. Insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 20.00 Wita dan berujung pada cedera kepala berat yang tak tertolong.

Peristiwa memilukan tersebut menimpa M. Mu Azzam Adila Sanim H, 16 tahun, remaja asal Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Buleleng. Ia terjatuh setelah sepeda motor yang dikendarainya berserempetan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan.

- Advertisement -

Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi, membenarkan kejadian tersebut. Akibat kecelakaan itu, remaja tersebut mengalami luka serius pada bagian kepala. “Korban mengalami cedera kepala berat usai kejadian dan sempat dilarikan ke Puskesmas Gerokgak I, namun dinyatakan meninggal dunia Sabru sekitar pukul 21.00 Wita,” ujarnya, Minggu, 15 Februari 2026.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban mengendarai Honda Vario DK 5886 VN melaju dari arah timur ke barat atau dari Seririt menuju Gilimanuk. Saat melintas di lokasi kejadian, motor korban diduga mengambil haluan terlalu ke kanan.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan datang Honda Scoopy DK 6644 VY yang dikendarai Komang Widana, 47 tahun, warga Desa Tinga-Tinga, Kecamatan Gerokgak. Jarak yang terlalu dekat membuat serempetan tak terhindarkan.

“Diduga korban kurang hati-hati dan mengambil jalur terlalu ke kanan sehingga terjadi serempetan dengan sepeda motor yang datang dari arah berlawanan,” jelas Derawi.

- Advertisement -

Benturan tersebut menyebabkan korban terjatuh keras di badan jalan. Luka serius pada bagian kepala mengakibatkan pendarahan hebat. Laporan kecelakaan diterima aparat sekitar pukul 20.10 Wita. Personel Unit Lantas Polsek Gerokgak langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kedua pengendara tidak menggunakan helm saat kejadian. Fakta ini memperparah dampak kecelakaan yang terjadi di jalur nasional tersebut.

Sementara itu, Komang Widana mengalami luka lecet dan robek pada tangan serta kaki. Setelah mendapat penanganan medis di Puskesmas Gerokgak I, ia diperbolehkan menjalani rawat jalan. “Kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Lantas Polsek Gerokgak,” ucapnya.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru