Buleleng, koranbuleleng.com | Pemerintah daerah kembali menunjukkan komitmennya merawat kebersamaan di tengah keberagaman melalui kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026. Program tahunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Buleleng ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan toleransi antarumat beragama di Bumi Panji Sakti.
Kegiatan perdana dihadiri langsung Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna pada Minggu 22 Februari 2026. Safari Ramadan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Masjid Al Ihsan Desa Tembok dan Masjid Manba’ul Huda Air Sanih.
Suasana hangat tampak sejak awal kegiatan. Pemerintah daerah berbaur dengan tokoh agama, masyarakat, serta jamaah yang hadir, menciptakan nuansa kebersamaan yang kental. Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan tradisi tahunan yang sarat makna sosial dan spiritual. Bulan suci dinilai sebagai momentum tepat untuk memperkuat persaudaraan lintas agama sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong membangun daerah.
Ia menegaskan bahwa kerukunan yang selama ini terjaga di Buleleng harus terus dirawat bersama. Keharmonisan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas sosial dan mempercepat pembangunan daerah.
Safari Ramadan tahun ini juga memiliki makna khusus karena berdekatan dengan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri yang kembali berlangsung dalam periode yang hampir bersamaan. Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling memahami dan menghormati pelaksanaan ibadah masing-masing agar tetap berlangsung khidmat.
Menurutnya, nilai menyama braya yang telah mengakar kuat di Buleleng harus terus dijaga sebagai fondasi kehidupan sosial. Peran tokoh masyarakat, tokoh agama, serta aparat desa dinilai sangat penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Kegiatan Safari Ramadan 2026 merupakan hasil sinergi berbagai pihak, antara lain Baznas Buleleng, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia, Forkopimda, BUMN, serta organisasi kemasyarakatan lainnya.
Sebagai wujud kepedulian sosial, dalam setiap titik kegiatan disalurkan 100 paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menambah keberkahan di bulan Ramadan.
Tahun 2026, Safari Ramadan direncanakan berlangsung di sembilan titik yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Buleleng, menjangkau lebih banyak masyarakat serta memperluas ruang kebersamaan antarwarga. (*)
Pewarta : Kadek Yoga Sariada

