Singaraja, koranbuleleng.com | Lomba gerak jalan tingkat Sekolah Dasar (SD) dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Buleleng diikuti 123 regu, Selasa, 4 Agustus 2026. Pada perlombaan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng menyediakan total hadiah Rp58,5 juta.
Lomba gerak jalan tersebut menjadi pembuka rangkaian agenda tahunan HUT RI yang selalu mendapat antusiasme tinggi dari kalangan pelajar maupun masyarakat. Para peserta memulai perjalanan dari depan GOR Bhuana Patra Singaraja dengan rute yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di pusat Kota Singaraja.
Dari garis start, peserta bergerak menuju Jalan Ngurah Rai, berlanjut ke Jalan Pramuka, kemudian menuju Jalan Diponegoro. Selanjutnya rombongan berbelok ke Jalan Erlangga, Jalan Imam Bonjol, melintasi kawasan Pasar Buleleng menuju Jalan Veteran, Jalan Pahlawan, hingga Jalan Jenderal Sudirman.
Setelah mencapai kawasan Patung Sampi Gerumbungan Banyuasri, peserta diarahkan menuju Jalan Ahmad Yani, kemudian ke Jalan Dewi Sartika Selatan, sebelum mengakhiri perjalanan di garis finis yang berada di Jalan Udayana.
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan lomba gerak jalan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Setelah kategori SD, kegiatan akan berlanjut dengan lomba tingkat SMP pada Rabu, 5 Agustus 2026, serta kategori dewasa putri pada Kamis, 6 Agustus 2026.
“Ini salah satu rangkaian daripada kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam HUT RI ini. Dan tahun ini juga pesertanya cukup banyak, dan memang setiap tahun dari pengamatan kita, kegiatan lomba gerak jalan ini sangat antusias diikuti oleh sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Buleleng, dari tingkat SD sampai ke tingkat SMA, bahkan mahasiswa dan juga tingkat umum,” ujarnya.
Selain kategori tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga menjadwalkan lomba gerak jalan 45 kilometer pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Perlombaan itu akan diikuti oleh pelajar dan masyarakat umum dengan titik start di Lapangan Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, serta finis di depan GOR Bhuana Patra Singaraja.
Namun, ada satu kategori yang dipastikan tidak digelar pada tahun ini, yakni gerak jalan kocak yang selama ini menjadi bagian dari perayaan HUT RI di Buleleng.
Menurut Supriatna, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan jumlah peserta yang mengikuti kategori tersebut. “Kita tahun ini kita tidak adakan dulu kegiatan gerak jalan kocak di Kabupaten Buleleng. Tapi biasanya di tingkat kecamatan atau desa itu dilaksanakan. Karena di sana pesertanya tidak terlalu banyak sehingga dilaksanakankah kegiatan gerak jalan kocak,” kata dia.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp58,5 juta. Juara I menerima piala tetap, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp15 juta. Juara II memperoleh Rp12,5 juta, juara III Rp10 juta, sedangkan juara harapan I, II, dan III masing-masing mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp8 juta, Rp7 juta, dan Rp6 juta.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

