More

    Tradisi Ngejot Buktikan Bali Saling Menjaga dan Toleran antar Sesama

    Singaraja, koranbuleleng.com | Walaupun sedang diselimuti Pandemi COVID 19, rasa toleransi harus tetap terjaga, tradisi juga tetap berjalan.  Salah bentuk toleransi dan tradisi itu tetap ada menjelang lebaran atau Hari Raya Idul Fitri ini adalah masih terjaganya tradisi ngejot dari warga muslim di lingkungan Kayu Buntil, Kelurahan Kampung Anyar,  Singaraja kepada warga Bali atau non muslim.

    Ngejoti sebenarnya adalah tradisi budaya Bali, namun kehidupan rukun antara sesama walaupun berbeda agama, akhirnya semua warga manut untuk melaksanakan tradisi ngejot ini.

    Seperti dilakukan oleh Ningsih, warga lingkungan Kayu Buntil yang memberikan rupa-rupa bingkisan makanan kepada tetangganya yang non muslim.  Ngejot ini sekaligus untuk menjaga silaturahmi antara warga.

    “Kebetulan ada rejeki lebih juga, kami ngejot dengan memberikan makanan atau kue-kue kepada saudara umat Hindu di sekitar rumah,”  ujar Ningsih

    Menurut Ningsih, tradisi ngejot ini sudah dia warisi secara turun temurun dari keluarganya. Diakui Ningsih banyak makna ketika dilakukan tradisi ngejot kepada saudara umat non muslim.

    “Tradisi ini juga untuk lebih mengenal budaya dan adat istiadat yang ada di Bali, juga sebagai memperkukuh tali silaturahmi, mungkin dalam keseharian ada salah perkataan dan perbuatan tradisi ngejot inilah wadah saling memaafkan” imbuh Ningsih.  

    Meski tradisi ngejot dilakukan saat pandemi virus korona. Sosial distancing mereka tetap lakukan. Mulai dari penggunaan masker ketika keluar hingga tak lupa saling mengingat soal bahaya virus korona. 

    Sementara itu Komang Reni salah satu warga yang diberikan bingkisan makanan mengaku tradisi ini berjalan setiap ada hari raya, baik hari raya Idul fitri. Begitu pula sebaliknya saat perayaan hari raya Galungan dan Kuningan tradisi ngejot dari umat hindu ke warga muslim juga dilakukan. 

    “Kalau ngejot umat muslim bawa makanan dan jajan, sedangkan nanti galungan dan kuningan kami bawa buah dan makanan lainnya,” ujarnya. |ET|

    Berita Terpopuler

    Kasus Bertambah, Buleleng Belum Siap New Normal

    Singaraja, koranbuleleng.com| Kabupaten Buleleng belum siap dengan new normal karena saat ini angka pertambahan kasus COVID 19 masih bertambah. Gugus tugas PErcepatan...

    26 Narapidana Dapatkan Remisi Idul Fitri

    Singaraja, koranbuleleng.com | Kemenkumham RI memberikan remisi terhadap 26 orang narapidana yang ditahan di lapas Klas II B Singaraja, Sabtu 24 Mei...

    Transmisi Lokal Masih Ada, Bali Hati-hati Sikapi Era New Normal

    Singaraja, koranbuleleng.com | Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 Provinsi Bali Dewa Made Indra, menegaskan bahwa Bali sangat berhati-hati menyikapi...

    Saat ini, 149 PMI Buleleng Jalani Karantina di Denpasar

    Singaraja, koranbuleleng.com | Tim gugus tugas percepatan penanganan COVID 19 masih konsisten melakukan upaya penjemputan dan karantina bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI)...

    Related articles