More

    Eratkan Kerukunan, Pasemetonan Puri Buleleng Silaturahmi ke Mesjid Agung Jami

    Manggala Utama Trah Tunggal Anglurah Panji Sakti, Anak Agung Wiranata Kusuma saat berkunjung ke Mesjid Agung Jami melihat karya Al-Quran tulisan tangan seorang mualaf dari Keluraga Kerajaan Buleleng di masa lalu |FOTO : Ady Nurdiantoro|

    Singaraja, koranbuleleng.com| Mengulang kisah kerukunan antar umat beragama di masa lalmpu, Pasemetonan Puri Buleleng, Trah Tunggal Anglurah Panji Sakti menggelar silaturahmi dengan warga muslim Singaraja di Mesjid Agung Jami, Singaraja sambil melakukan buka puasa bersama, Senin 19 April 2021.  Di masa kerajaan, hubungan warga muslim Singaraj dengan Puri Buleleng sangatlah erat. Bukti fisik Mesjid Agung Jami SIngaraja salah satu bukti sejarah akan hal itu.

    Lahan Mesjid Agung Jami SIngaraja di Kelurahan kampung Kajanan, SIngaraja, merupakan pemberian hadiah dari keluarga Kerajaan Buleleng. Saat membangun mesjid, Pintu Gerbang utama Mesjid Agung Jami yang berornamen khas Bali juga pemberian dari pihak kerajaan. Secara fisik, hal itu sebagai pertanda agung kerukunan kehidupan di masa lampau.

    Pada kesempatan ini keluarga kerajaan Buleleng juga memberikan dua tempat cuci tangan serta sejumlah masker.

    Manggala Utama Trah Tunggal Anglurah Panji Sakti, Puri Buleleng, Anak Agung Wiranata Kusuma menegaskan tujuan perwakilan Keluarga Puri Buleleng datang ke masjid Agung Jami untuk mempererat kembali tali persaudaraan antara warga umat Islam dan Hindu yang selama ini saling berdampingan sejak lama.

    Wiranata mengakui selama ini komunikasi sempat tersendat karena beberapa hal. Untuk itu, momentum Ramadhan ini akan dimanfaatkan untuk memperbaiki komunikasi dan hubunganyang lebih erat dengan warga.

    Selain itu, kata Wiranata, kunjungan ini  penting untuk memperkenalkan dunia luar bahwa sejak jaman dulu di Buleleng sudah membangun komunikasi dan  toleransi  dengan sangat erat antar umat beragama.

    “Jaman kerajaan dulu begitu menghargai umat muslim disini, karena beliau merasa bersama-sama membangun Buleleng dan kita sudah bersaudara dari dulu, apapun itu agama kita. Kita menyame dari sejak jaman dulu. Kita harus tetap jaga ini, ” katanya.

    Agung Wiranata yang juga Kabag Ops Polres Buleleng mengatakan masyarakat tidak terpancing dengan ulah-ulah oknum yang tidak bertangung-jawab untuk memecah belah persaudaraan umat beragama dengan cara mengadu domba. 

    Untuk itu Agung Wiranata menekankan agar tetap menjaga kerukunan umat beragama seperti apa yang sudah di wariskan oleh para pendahulu di jaman kerajaan.

    “Makanya kita harus jaga, supaya tidak pecah belah. Mari kita jaga bersama-sama,” harapnya

    Sementara itu Sekjen Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Agung Jami, Muhamad Reza Yunus mengapresiasi apa langkah keluarga puri kerajaan Buleleng. kunjunganitu dinilai semakin memperat tali persaudaraan antar umat islam dan umat hindu.

    Reza Yunus menjelaskan, umat Islam di Buleleng mempunyai hubungan darah dengan keluarga kerajaan Buleleng serta  ikut membantu perjuangan melawan penjajah.

    “Tidak bisa dipungkiri kita sudah bersaudara dari dulu. Baik dari hubungan darah hingga berjuang melewan penjajah pada jaman dulu. Jadi tidak ada lagi nyame dauh tukad atau yang lainya, kita semua saudara” katanya

    Dengan kedatangan keluarga puri kerajaan Buleleng  juga akan semakin meningkat dengan sudah di tentukan keturunan asli kerajaan Buleleng yakni Trah Tunggal Anglurah Panji Sakti.|ET|

    Berita Terpopuler

    Related articles