Pola Isolasi Mandiri Diubah ke Isolasi Terpusat

Petugas melakukan penjagaan di lokasi Isoter di Kampus Undiksha |FOTO : Arsip|

Singaraja, koranbuleleng.com | Satgas COVID-19 Kabupaten Buleleng berharap masyarakat yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) di rumah masing-masing agar mau dipindahkan ke tempat Isolasi terpusat (Isoter) yang telah disediakan oleh pemerintah.

- Advertisement -

Ini sebagai upaya untuk menghindari meluasnya penularan COVID-19 dari klaster keluarga. Jumlah pasien yang menjalani isoman sebanyak 465 orang, hingga Sabtu 7 Agustus 2021.

Sekretaris Satgas COVID-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan, pemindahan pasien isoman ke isoter merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur Bali.  Jumlah isoman yang cukup tinggi ini per harinya,  jika digeser ke tempat Isoter maka akan menurunkan tingkat penularan dari klaster keluarga.

“Kita harapkan yang isoman ini bisa digeser lagi ke isoter. Dengan dinamika tersendiri karena kan setiap hari ada banyak yang sembuh,” kata Suyasa, usai memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan COVID-19, Sabtu 7 Agustus 2021

Saat ini, tempat isoter di Kabupaten Buleleng masih mencukupi untuk menampung isoman yang ada di Kecamatan Buleleng dengan total kapasitas 624 kamar tidur. Selain di Undiksha dan di Sekolah Bali Mandara, ada juga Kompi C milik TNI di Desa Kubutambahan.

- Advertisement -

Satgas COVID-19 Kabupaten Buleleng, juga terus berupaya menambah tempat Isoter untuk masyarakat tanpa gejala dan gejala ringan atau OTG-GR. Pihaknya terus menjajaki tempat-tempat yang bisa digunakan sebagai tempat Isoter.  

“Kita lihat ada gedung yang bisa digunakan. Jadi semua potensi harus dikerahkan, sesuai instruksi Pak Gubernur. Pak Kapolda dan pak Pangdam juga mendukung” pungkasnya. 

Semnetara perkembangan kasus COVID-19 Buleleng per 7 Agustus 2021,   sebanyak 132 orang terkonfirmasi. Sembuh sebanyak 227, dan Kasus meninggal sebanyak 10 orang.  |ET|

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts