Singaraja, koranbuleleng.com| Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah Buleleng. Sebuah truk tangki menabrak sepeda motor di Jalan Singaraja–Seririt KM 20.100, tepatnya di Kelurahan Seririt, Kecamatan Seririt, Buleleng, Senin, 3 November 2025 sekitar pukul 11.00 Wita.
Benturan keras itu menewaskan seorang perempuan paruh baya, Putu Widiani, 50 tahun, buruh harian lepas asal Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian perut.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat Widiani dibonceng oleh Putu Sudira, 57 tahun, warga Kelurahan Seririt, menggunakan sepeda motor Honda Beat DK 8074 UU.
Sementara itu, truk Fuso yang dikemudikan Suhariyanto, 43 tahun, warga Desa Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, melaju dari arah barat menuju timur, dari arah Gilimanuk ke Singaraja.
Menurut keterangan polisi, sopir truk nekat menerobos lampu merah di simpang Jalan Sudirman. “Pada saat bersamaan, datang sepeda motor Honda Beat dari arah utara ke selatan, sehingga terjadi tabrakan,” jelas Yohana.
Benturan keras membuat tubuh korban terpental. “Korban mengalami luka terbuka di bagian perut dan meninggal dunia. Sementara pengemudi Beat juga mengalami luka patah pada tangan kiri serta lecet di dahi. Keduanya dibawa ke RS Pratama Tangguwisia,” ungkap Yohana.
Pihak kepolisian menduga, kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi truk yang tidak mematuhi rambu lalu lintas. “Penyebab kecelakaan diduga akibat kelalaian pengemudi truk yang kurang hati-hati dan menerobos lampu merah,” tambahnya.
Saat ini, sopir truk dan kendaraan yang terlibat telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian untuk mengungkap kronologi lengkap peristiwa tragis tersebut.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

