Sutjidra Kaji Rencana Bangun Tempat Rehabilitasi Narkoba di Buleleng

Singaraja, koranbuleleng.com| Bupati Buleleng dr I Nyoman Sutjidra menegaskan komitmennya untuk mengkaji kebutuhan pembangunan tempat rehabilitasi bagi para pecandu narkoba di wilayah Buleleng. Langkah ini dilakukan setelah melihat fakta bahwa sebagian besar pasien rehabilitasi masih harus dirujuk ke luar daerah.

Data dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng menunjukkan, sejak Januari hingga awal November 2025, terdapat 102 pecandu narkoba yang menjalani rehabilitasi. Dari jumlah tersebut, 37 orang dirawat inap di RSUD Mangusada Badung dan RSJ Bangli, sementara 65 orang lainnya menjalani rawat jalan karena tergolong pengguna ringan.

- Advertisement -

Bupati Sutjidra mengaku terkejut dengan tingginya angka pasien rehabilitasi dari Buleleng yang harus ditangani di luar wilayahnya. “Saya juga sangat terkejut ternyata banyak pecandu yang direhab di luar daerah. Kami akan upayakan untuk menyediakan tempat rehab, supaya mereka tidak perlu jauh-jauh ke Badung atau Bangli,” jelasnya.

Menurut Sutjidra, kondisi ini menunjukkan perlunya fasilitas rehabilitasi yang memadai di Buleleng. Dengan demikian, penanganan pecandu dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan tidak membebani pasien serta keluarga mereka.

Bupati yang juga seorang dokter ini mengungkapkan, pemerintah daerah tengah menimbang beberapa opsi pembangunan. “Kalau di RSUD lahannya terbatas, perlu menambah lantai. Puskesmas dan RS Girimas bisa jadi alternatif, namun ini perlu dikaji lagi, karena harus ada tenaga medis yang mumpuni, serta sarana dan prasarananya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa studi kelayakan akan dilakukan untuk menentukan lokasi paling tepat. Pertimbangan utama bukan hanya soal lahan, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dan ketersediaan peralatan medis yang sesuai dengan standar rehabilitasi nasional.(*)

- Advertisement -

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru