Perbaikan Total SD Negeri 4 Sembiran Dikebut, Pembangunan Sudah Lampaui 70 Persen

Singaraja, koranbuleleng.com | Pemerintah pusat mempercepat revitalisasi SD Negeri 4 Sembiran di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng melalui kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp1,04 miliar. Proyek yang masuk kategori perbaikan total ini menjadi salah satu prioritas peningkatan sarana pendidikan di wilayah perbatasan Buleleng–Bangli.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, menegaskan bahwa posisi sekolah yang strategis membuatnya menampung siswa tidak hanya dari Desa Sembiran, tetapi juga dari Desa Satra, Kecamatan Kintamani. Kondisi geografis tersebut menjadikan SD ini sebagai titik layanan pendidikan penting bagi masyarakat dua kabupaten.

- Advertisement -

Tahun ini, sekolah tersebut menerima paket revitalisasi berupa pembangunan enam ruang kelas baru (RKB), fasilitas toilet, serta satu ruang UKS. Menurut Surya Bharata, bantuan pembangunan tersebut langsung dibiayai melalui DAK pusat sebesar Rp104.899.017.

I”Itu (perbaikan) direkomendasi dari kementrian berdasarkan dapodik (Data Pokok Pendidikan) dan kebutuhan dan ketersediaan lahan,” ujarnya, Rabu, 10 Desember 2025.

SD Negeri 4 Sembiran yang memiliki 93 siswa kini menjalankan proses belajar mengajar di ruang darurat berbahan triplek dengan atap seng. Sistem belajar pun diatur bergiliran karena keterbatasan ruang sementara.

Surya Bharata menjelaskan bahwa progres fisik telah mencapai sekitar 70 persen, terutama pada pemasangan atap. Ia memastikan penyelesaian dikejar maksimal pada akhir Desember. “Sekarang kondisi pembangunnya sudah 70 persen, kita upayakan diselesaikan pada akhir Desember. Sekarang kondisi atap sudah terpasang tinggal pengerjaan di bawah,” ujarnya.

- Advertisement -

Akses menuju sekolah yang berada di dataran tinggi membuat pengiriman material sering terhambat. Cuaca yang tidak menentu turut memperlambat progres pembangunan.

Menghadapi kondisi itu, Surya Bharata mengatakan pihaknya meminta percepatan di lapangan. “Pekerjaan terkendala di material, pasokan material banyak mambutuhkan jadi sulit. Kita sarankan tambah pekerja, untuk finishing di baguan bawah dan plafon,” katanya.

Tahun ini, pemerintah pusat mengalokasikan Rp40,7 miliar untuk revitalisasi 56 sekolah mulai dari TK hingga SMP di Buleleng. Program itu mencakup 8 TK dengan total anggaran Rp1,8 miliar, 37 SD dengan nilai lebih dari Rp29 miliar, 14 SMP dengan anggaran Rp9,7 miliar.

Menurut Surya Bharata, rata-rata proyek revitalisasi dari seluruh sekolah telah mencapai tahap 70 persen.”Rata-rata bagian atap sudah terpasang, tinggal dibagian bawah. Kita upayakan akhir Desember ini selesai,” ucapnya.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru