Polsek Gerokgak Pasang Tanda Peringatan di Jalan Rusak , Tekan Risiko Kecelakaan di Jalur Singaraja–Gilimanuk

Singaraj,koranbuleleng.com| Aparat kepolisian bergerak cepat merespons kondisi jalan rusak di Desa Musi, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Melalui personel Bhabinkamtibmas, sejumlah titik berlubang dan bergelombang di ruas Singaraja–Gilimanuk kini diberi tanda peringatan untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Langkah preventif ini dilakukan di wilayah hukum Polsek Gerokgak setelah kondisi jalan dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor yang mendominasi arus lalu lintas harian di jalur tersebut.

- Advertisement -

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah lubang cukup dalam tersebar di badan jalan. Selain itu, permukaan aspal yang bergelombang membuat kendaraan berisiko oleng ketika melintas dengan kecepatan tinggi.

Situasi kian rawan saat malam hari atau ketika hujan turun. Genangan air kerap menutup lubang, membuat pengendara sulit mengidentifikasi titik bahaya. Kondisi ini berpotensi memicu kecelakaan tunggal maupun tabrakan beruntun.

Bhabinkamtibmas Desa Musi kemudian memasang tanda peringatan di beberapa lokasi rawan. Penandaan dilakukan secara manual agar pengguna jalan dapat melihat lebih awal dan mengurangi kecepatan kendaraan.

Kapolsek Gerokgak, I Made Derawi, menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan upaya cepat untuk menekan potensi kecelakaan sembari menunggu perbaikan permanen dari instansi berwenang.

- Advertisement -

“Penandaan ini untuk mengingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati, sehingga potensi kecelakaan bisa diminimalisir,” ujarnya, Kamis, 19 Februari 2026.

Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, terlebih jalur Singaraja–Gilimanuk merupakan akses vital yang menghubungkan Buleleng dengan wilayah Bali bagian barat.

Kerusakan jalan di Desa Musi disebut telah berlangsung cukup lama. Selain mengancam keselamatan, kondisi tersebut juga menghambat mobilitas warga yang setiap hari melintas untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas ekonomi.

Arus kendaraan berat yang kerap melintas diduga turut mempercepat kerusakan badan jalan. Warga berharap ada langkah konkret berupa perbaikan permanen, bukan sekadar solusi sementara.

Pihak kepolisian pun mendorong agar instansi terkait segera melakukan pembenahan menyeluruh demi menjamin keselamatan pengguna jalan di wilayah Gerokgak dan sekitarnya.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru