Kebun Raya Bedugul Panen Pengunjung

Singaraja, koranbuleleng.com | Gelombang wisatawan memadati Kebun Raya Bali di kawasan Bedugul, Kabupaten Tabanan, selama momentum libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2026. Destinasi wisata berbasis alam dan edukasi ini mencatat rata-rata kunjungan harian menembus angka 4.000 orang, bahkan mencapai puncaknya hingga 5.784 pengunjung.

Fenomena ini menegaskan pergeseran minat wisata masyarakat, termasuk dari Buleleng, yang kini cenderung memilih destinasi dengan nilai tambah edukatif sekaligus rekreatif. Hamparan alam sejuk Bedugul berpadu dengan konsep pembelajaran menjadi magnet kuat bagi wisata keluarga.

- Advertisement -

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, menilai lonjakan kunjungan tersebut sebagai indikator positif kebangkitan sektor pariwisata nasional, khususnya di Bali. Ia menegaskan bahwa daya tarik Kebun Raya Bali terletak pada kombinasi pengalaman wisata dan edukasi yang ditawarkan kepada pengunjung.

“Di sini tidak hanya jalan-jalan, tapi juga ada nilai edukasi yang bisa didapat. Ini yang menjadi keunggulan Kebun Raya Bali,” katanya saat berkunjung ke lokasi, Senin, 23 Maret 2026.

Di sisi lain, peningkatan jumlah wisatawan juga menjadi ujian bagi pengelolaan kawasan. Namun, sistem pengaturan arus pengunjung serta kesiapan fasilitas dinilai cukup optimal dalam menghadapi lonjakan tersebut.

Meski demikian, aspek keselamatan dan kebersihan tetap menjadi perhatian utama pemerintah. Pengelola diminta tidak lengah dalam menjaga standar keamanan di kawasan wisata terbuka yang memiliki potensi risiko alami.

- Advertisement -

“Yang paling penting tentu keselamatan wisatawan. Imbauan harus terus disampaikan, termasuk soal menjaga kebersihan,” tegasnya.

Sementara itu, Branch Manager Kebun Raya Bali, I Dewa Putu Pasnadi Putra, membeberkan lonjakan signifikan mulai terasa sejak sehari pasca-Nyepi hingga memasuki awal Idul Fitri. Angka kunjungan melonjak drastis dibandingkan hari normal.

“Kalau hari biasa, kunjungan kami di angka 400 sampai 500 orang. Saat libur ini, peningkatannya sangat signifikan. Per 20 Maret kemarin, kunjungan sebanyak 4.067 orang. Kemudian 21 maret meningkat jadi 4.128 orang, dan 22 maret puncaknya mencapai 5.784 orang,” ungkapnya.

Data tersebut memperlihatkan kenaikan berkali lipat dibanding hari biasa, sekaligus menjadi sinyal kuat meningkatnya mobilitas wisata domestik selama periode liburan.

Secara kumulatif, tren kunjungan sepanjang awal tahun 2026 juga menunjukkan pertumbuhan impresif. Pada Januari, total kunjungan mencapai 42.670 orang atau naik sekitar 62 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara pada Februari, jumlah wisatawan tercatat sebanyak 25.065 orang.

Untuk memperkuat daya tarik selama libur Lebaran, pihak pengelola menghadirkan program tematik bertajuk “Poelang Kampoeng” yang berlangsung pada 21 hingga 25 Maret 2026. Program ini menyasar masyarakat yang tidak melakukan perjalanan mudik, termasuk warga Bali Utara.

“Bagi masyarakat yang tidak pulang kampung, kami mengajak untuk ‘pulang kampung’ ke Kebun Raya Bali. Ada berbagai kegiatan mulai dari edukasi, hiburan, hingga kuliner,” ucap Pasnadi Putra.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru