Singaraja, koranbuleleng.com | Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai membuka peluang bagi kalangan profesional dan putra daerah untuk menduduki posisi strategis di lingkungan Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng. Tiga kursi direksi disiapkan melalui mekanisme seleksi terbuka atau open bidding yang dijadwalkan berlangsung mulai 18 Mei hingga 22 Mei 2026.
Pembukaan seleksi tersebut dilakukan menyusul berakhirnya masa kepemimpinan direksi sebelumnya setelah muncul persoalan internal di tubuh perusahaan daerah milik Pemkab Buleleng itu.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra menyampaikan, proses open bidding dilakukan untuk menghadirkan figur-figur baru yang dinilai memiliki kemampuan manajerial dan komitmen membangun perusahaan daerah secara profesional.
“Jadi open bidding ya, kami sudah membutuhkan peluang bagi putra-putra terbaik Buleleng yang mau mengabdi di Buleleng, yang punya kapabilitas dan kapasitas untuk menjadi calon direksi di Perumda Pasar Argha Nayottama,” ujarnya, Senin, Senin, 11 Mei 2026.
Dalam penjaringan tersebut, Pemkab Buleleng menetapkan sejumlah ketentuan bagi peserta yang ingin ikut seleksi. Salah satunya, calon pelamar diwajibkan memiliki pengalaman kerja di bidang manajerial sekurang-kurangnya lima tahun.
Tak hanya itu, peserta juga harus memiliki rekam jejak yang bersih dari persoalan hukum maupun kasus yang berpotensi merugikan perusahaan. Syarat lain yang turut menjadi perhatian yakni pelamar tidak pernah dinyatakan pailit.
Menurut Sutjidra, proses seleksi nantinya akan dilakukan secara bertahap dengan pemeriksaan administrasi sebagai tahapan awal sebelum peserta melanjutkan ke proses berikutnya.
Meski seluruh direksi lama telah diberhentikan, Pemkab Buleleng tetap memberikan ruang bagi mereka untuk kembali ikut bersaing selama tidak terbentur aturan yang melarang.
“Kalau memang tidak ada ketentuan yang melarang, ya masih ada peluang. Mereka diberhentikan bukan karena tindakan pailit dan sebagainya. Jadi masih bisa mendaftar,” katanya.
Dalam seleksi kali ini, pemerintah daerah akan mengisi tiga jabatan penting, masing-masing
Untuk menjaga kualitas persaingan, Pemkab Buleleng menargetkan sedikitnya enam orang peserta dapat mengikuti tahapan lanjutan seleksi.
“Minimal calon direksi yang kita jaring itu enam orang, karena yang dibutuhkan tiga direksi. Kalau bisa sebanyak mungkin yang mendaftar,” ucapnya.
Sutjidra juga mengajak masyarakat Buleleng yang memiliki kompetensi dan pengalaman kepemimpinan agar tidak ragu mengikuti proses seleksi tersebut.
“Nanti tanggal 18 Mei silakan mendaftar. Sekali lagi bagi putra-putri yang mempunyai kapabilitas dan mau mengabdi, kami dengan tangan terbuka menerima pendaftaran dan akan mengikuti proses seleksi,” kata dia.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

