Pelindo Bangun Shelter dan Perkuat Dermaga di Pelabuhan Celukan Bawang untuk Sambut Kapal Pesiar

Singaraja, koranbuleleng.com | Peningkatan infrastruktur dan pembangunan fasilitas penunjang di Pelabuhan Celukan Bawang terus digencarkan, seiring makin stabilnya kunjungan kapal pesiar yang berlabuh di pelabuhan terbesar di Kabupaten Buleleng. Tahun 2025 ini, sejumlah proyek strategis mulai digarap untuk mendongkrak kenyamanan wisatawan dan daya saing pelabuhan di kancah nasional maupun internasional.

General Manager PT Pelindo Celukan Bawang, Mochammad Imron, menyampaikan bahwa Celukan Bawang memiliki potensi besar sebagai pelabuhan wisata unggulan di Bali Utara, meskipun jumlah kunjungan kapal pesiar masih di bawah Pelabuhan Benoa di Denpasar.

- Advertisement -

“Tahun ini kami akan membangun shelter penumpang kapal pesiar berkapasitas 400 orang. Ini bukan kebutuhan yang sangat mendesak, karena sebagian besar penumpang biasanya langsung menuju tempat wisata dengan travel begitu kapal sandar. Tapi kami ingin memastikan kenyamanan bagi penumpang yang memilih menunggu di pelabuhan,” ujar Imron, Kamis, 24 Juli 2025.

Shelter penumpang yang akan dibangun dirancang lengkap dengan fasilitas toilet, tempat duduk yang nyaman, serta kamera pengawas atau CCTV. Pengerjaan fisik proyek dijadwalkan mulai Agustus 2025, dengan alokasi anggaran mencapai Rp1,5 miliar.

Di luar pembangunan shelter, Pelindo juga akan melakukan penguatan struktur dermaga, pengerasan jalan akses, dan penataan area parkir kendaraan travel wisata. Seluruh proyek ditargetkan rampung sebelum akhir 2025, bertepatan dengan kedatangan empat dari total 12 kapal pesiar yang akan bersandar pada periode Oktober hingga Desember mendatang.

Tak hanya fokus pada kapal wisata, Pelindo Celukan Bawang juga telah merampungkan pembangunan shelter khusus penumpang kapal perintis. Shelter seluas 15×10 meter tersebut dibangun sebagai bentuk pelayanan bagi penumpang kapal lokal yang secara rutin menggunakan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai titik sandar.

- Advertisement -

“Shelter kapal perintis sudah selesai Juli ini. Kapasitasnya sekitar 50 orang, sudah dilengkapi toilet, tempat duduk dan CCTV. Karena penumpang kapal perintis tidak banyak, kita lihat nanti jika terjadi peningkatan baru kita pertimbangkan perluasan,” ucapnya.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru