Singaraja, koranbuleleng.com| Aksi ekstrem seorang wisatawan asing di Air Terjun Sekumpul, Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Buleleng, mendadak viral di media sosial. Wisatawan tersebut nekat melakukan tightrope walking di atas ketinggian air terjun, hingga terjatuh dan memicu teriakan histeris dari pengunjung. Beruntung, nyawanya selamat karena ada tali pengaman yang terikat di tubuhnya.
Rekaman video berdurasi 31 detik itu awalnya diunggah akun @deklina2, kemudian ramai dibagikan akun Instagram @infobali.viral dan @singarajaviral. Dalam video, terlihat wisatawan asing itu berjalan di atas tali yang dibentangkan melintasi tebing air terjun. Beberapa detik melangkah, keseimbangannya hilang dan ia terjatuh menggantung di tali pengaman.
Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, I Gede Dody Sukma Oktiva Askara, mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 4 Agustus 2025 pagi. Tali untuk aksi tersebut dipasang oleh 12 wisatawan asing yang sebelumnya telah meminta izin kepada pengelola.
Pihak pengelola wisata memperbolehkan pemasangan tali karena salah satu wisatawan menunjukkan lisensi. Bahkan, awalnya pengelola mengira rombongan itu akan melakukan olahraga canyoning seperti di Air Terjun Gitgit, Kecamatan Sawan.
“Ternyata mereka melakukan atraksi tightrope walking. Dari 12 wisatawan yang ada, yang melakukan atraksi ini baru dua orang. Kegiatan mereka langsung dihentikan oleh Bhabinkamtibmas karena dinilai sangat berbahaya,” ujarnya, Rabu, 6 Agustus 2025.
Pasca viral, Dinas Pariwisata Buleleng bersama Imigrasi Singaraja berupaya melacak identitas 12 wisatawan tersebut. Mereka sempat menginap di sebuah homestay di Desa Sekumpul, namun pihak penginapan tidak memiliki dokumentasi paspor para wisatawan itu.
“Jadi sampai saat ini kami belum mengetahui identitas mereka. Saat kami datang ke homestay itu, mereka sudah check out,” kata Dody.
Sebagai langkah antisipasi, Dody telah mengimbau pengelola wisata Air Terjun Sekumpul untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas wisatawan, terutama yang di luar layanan resmi destinasi.
“Syukur tidak ada kejadian yang menelan korban jiwa. Atraksi tightrope walking jelas tidak direkomendasikan dilakukan di Air Tejun Sekumpul, karena di bawahnya ada tempat suci, tidak cocok ada aktivitas seperti itu,” ucapnya.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

