Badung, koranbuleleng.com | Sorak sorai pecah di Gedung Giri Nata Mandala Puspem Badung, Minggu 14 September 2025. Kontingen E-Sport Indonesia (ESI) Buleleng akhirnya mencatat sejarah emas perdana di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2025.
Laga final divisi E-Football melawan Klungkung menjadi saksi lahirnya kebanggaan baru bagi Buleleng. Tiga punggawa, Putu Budi Karya Merta, Made Andika Widiyadnyana, dan Muhammad Al Ahzar, tampil penuh determinasi. Sejak semifinal mereka sudah menunjukkan taring, menumbangkan tuan rumah Badung dengan skor meyakinkan 2-0.
Final yang ditunggu pun hadir. Suasana memanas sejak peluit awal. Buleleng lebih dulu unggul di set pertama, namun Klungkung membalas di set kedua. Dukungan suporter bergemuruh, sorak dan teriakan bercampur dengan tegangnya adu strategi di layar.
Ketika laga penentuan tiba, para atlet Buleleng tampil tanpa gentar. Dengan permainan agresif yang disusun matang, mereka menutup partai puncak dengan skor telak 3-0. Tepuk tangan riuh pun menggema, menandai kemenangan sejarah yang sulit dilupakan.
Muhammad Al Ahzar atau akrab disapa Aank, tak bisa menyembunyikan rasa harunya. “Semua lawan hebat, karena semua punya skill dan mental yang sudah siap bertanding kapan saja,” ujarnya penuh emosi. Ia berharap emas ini bisa menjadi titik balik bagi generasi muda Buleleng. “Saya berharap anak-anak pelajar yg biasa bermain di PES pindah ke E-Football, jadikanlah hobi kalian untuk mengukir prestasi. Tunjukan pada semua, Buleleng bisa bersaing.”
Ketua Umum ESI Buleleng, Gede Agus Muliawan, menyebut kemenangan ini bukan akhir, melainkan awal kebangkitan. Ia menekankan pentingnya dukungan KONI Buleleng dalam memenuhi kuota atlet di setiap nomor pertandingan. “Harapan kita, kuota atlet untuk setiap nomor pertandingan bisa terpenuhi. Mengingat 2027 kita akan menjadi tuan rumah,” tegasnya.
Sejarah telah ditulis. Emas perdana ini menjadi bukti bahwa Buleleng tidak hanya berkompetisi, tapi juga mampu berdiri di podium tertinggi e-sport Bali. (*)
Pewarta : Kadek Yoga Sariada

