Polres Buleleng Perketat Pengamanan Ramadan Berdekatan Nyepi dan Idul Fitri 2026

Singaraja,koranbuleleng.com| Polres Buleleng menggelar apel siaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Lapangan Mapolres Buleleng, Rabu, 25 Februari 2026 pagi, sebagai langkah antisipatif menghadapi berdekatan­nya perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri pada 2026. Aparat keamanan disiagakan lebih dini untuk meredam potensi gangguan di tengah lonjakan aktivitas warga selama Ramadan.

Kesiapsiagaan ini menjadi krusial. Mobilitas masyarakat yang meningkat, geliat ekonomi musiman, hingga kepadatan arus lalu lintas kerap memunculkan celah gangguan kamtibmas. Terlebih, Ramadan tahun ini berada dalam rentang waktu yang beririsan dengan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.

- Advertisement -

Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman menegaskan pentingnya langkah preventif yang terukur. “Tingkatkan kesiapsiagaan kita dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Buleleng agar tetap aman, nyaman, dan kondusif selama pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadan,” ujar dia.

Menurutnya, tantangan pengamanan tahun ini tidak bisa dipandang biasa. Selain dinamika warga lokal, arus kunjungan wisatawan ke Bali diprediksi tetap tinggi, termasuk ke sejumlah destinasi unggulan di Buleleng. Perpaduan antara aktivitas keagamaan dan sektor pariwisata berpotensi memicu kepadatan di sejumlah titik.

Aparat memetakan lokasi rawan yang berpotensi mengalami lonjakan aktivitas. Tempat ibadah, pasar tradisional, pusat perbelanjaan, jalur utama lalu lintas, hingga objek wisata masuk dalam daftar prioritas pengamanan. Intensitas patroli akan ditingkatkan, sementara pengawasan lapangan diperketat untuk memastikan stabilitas tetap terjaga.

Ruzi juga menekankan pola pengamanan yang tidak semata represif. “Pendekatan humanis dan persuasif harus terus dikedepankan sehingga kehadiran kita benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

- Advertisement -

Apel siaga tersebut melibatkan jajaran Polres dan Polsek, serta menggandeng unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, pecalang, organisasi kemasyarakatan, hingga relawan. Kolaborasi lintas sektor ini dipandang strategis untuk memperkuat deteksi dini serta mempercepat langkah pencegahan menjelang hari-hari besar keagamaan di Buleleng.

Momentum berdekatan­nya Ramadan, Nyepi, dan Idul Fitri menjadi ujian soliditas aparat serta kedewasaan masyarakat dalam menjaga harmoni. Stabilitas keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan juga partisipasi aktif seluruh elemen warga di Buleleng.(*)

Pewarta: Kadek Yoga Sariada

Komentar

Artikel Terkait

spot_img

Berita Terbaru