Singaraja, koranbuleleng.com | Proses seleksi calon direksi Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng kini memasuki fase paling krusial setelah Panitia Seleksi (Pansel) resmi menyerahkan lima nama kandidat terbaik kepada Bupati Buleleng selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) untuk ditetapkan sebagai jajaran direksi definitif.
Ketua Pansel yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa, menegaskan seluruh rangkaian seleksi telah dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku. Tahapan tersebut meliputi penjaringan, psikotes, Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), hingga wawancara akhir bersama Bupati Buleleng.
Dari total 11 peserta yang mengikuti proses seleksi, lima nama terbaik akhirnya muncul berdasarkan akumulasi nilai dari seluruh tahapan penilaian yang telah dilakukan secara berlapis.
“Total ada 11 orang yang mengikuti seleksi. Dari 11 itu, ada lima yang menempati rangking. Lima ini yang kami serahkan kepada Bupati dan kelimanya sudah selesai diwawancara oleh Bupati,” kata Suyasa, Senin, 22 Juni 2026.
Kelima kandidat yang masuk dalam lima besar tersebut yakni Ketut Mas Angarta Tenaya, I Made Sulistiawan, Komang Sonni, Ardan Maulana, dan Putu Pasek Agung Dibia Atmaja.
Secara teknis, proses penilaian seleksi mengandalkan dua instrumen utama. Pertama, psikotes yang dilaksanakan oleh Badan Diklat Provinsi Bali dengan bobot penilaian 30 persen. Kedua, UKK dengan bobot 70 persen yang diuji oleh tim independen dari unsur akademisi dan profesional.
Meski demikian, tahapan akhir tidak semata-mata ditentukan oleh hasil angka teknis. Bupati Buleleng selaku KPM memiliki kewenangan penuh untuk menetapkan tiga jabatan strategis, yakni Direktur Utama, Direktur Operasional, dan Direktur Keuangan.
Dalam sesi wawancara akhir, sejumlah aspek non-teknis juga menjadi perhatian, mulai dari visi kandidat, pengalaman kerja, integritas, kecerdasan, etos kerja, hingga kesesuaian karakter dengan kebutuhan organisasi atau yang dikenal dengan istilah chemistry.
Menurut Suyasa, aspek chemistry menjadi faktor penting dalam memastikan direksi terpilih mampu membangun sinergi kerja yang efektif dengan pemegang modal dalam pengelolaan perusahaan daerah ke depan.
Lima besar kandidat tersebut juga berasal dari beragam unsur, mulai dari internal, profesional lokal, hingga kalangan pengusaha. Salah satu kandidat diketahui merupakan pengusaha yang sebelumnya berkarier di Jakarta, namun telah ber-KTP Buleleng sehingga tetap memenuhi persyaratan administrasi.
Tahapan akhir kini sepenuhnya berada di tangan Bupati Buleleng. Pengumuman resmi hasil seleksi direksi Perumda Pasar Argha Nayottama direncanakan pada Selasa (23/6) setelah Panitia Seleksi menerima surat keputusan dari KPM.
“Nanti setelah surat keputusan dari KPM kami terima, hasilnya akan kami umumkan kepada para peserta yang bersangkutan,” kata Suyasa.(*)
Pewarta: Kadek Yoga Sariada

